Cuaca Ekstrem Landa Kabupaten Magelang, Banyak Pohon Tumbang

Dilihat 887 kali
Pohon tumbang menimpa rumah di Dusun Sumbersari, Desa Ngargoretno, Kec. Salaman

BERITAMAGELANG.ID-Hujan disertai angin kencang yang mengguyur hampir di seluruh wilayah Kabupaten Magelang pada Jum'at (19/01/2024) sejak pagi hingga sore hari. Cuaca ekstem ini mengakibatkan beberapa pohon tumbang di sejumlah lokasi.

Berdasarkan pantuan cuaca yang dilakukan Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Magelang  terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Hal ini diperparah dengan angin kencang yang ikut menyertainya.

Sejumlah pohon tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan. Total terdapat 14 titik lokasi terjadinya pohon tumbang. Antara lain di Salaman, Borobudur, Sawangan, Ngablak, Dukun, Windusari, Kaliangkrik dan Mungkid.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, dalam keterangannya mengatakan bencana cuaca ekstrem tersebut mengkibatkan sejumlah kerusakan rumah dan akses jalan terganggu.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa cuaca ekstrem tersebut, namun setidaknya 16 unit rumah mengalami kerusakan, serta akses jalan di beberapa titik lokasi sempat tertutup pohon yang tumbang," terang Edi.

Edi menambahkan, setelah mendapat informasi beberapa rumah terdampak cuaca ekstrem, pihaknya langsung melakukan upaya penanganan darurat penanganan pohon tumbang dibantu TNI, Polri, Damkar, Relawan, dan warga setempat.

"Kami menerjunkan personil untuk kerja bakti dan berkoordinasi dengan Pemdes setempat terkait kejadian tersebut, selain itu logistik juga telah kami distribusikan untuk penanganan," kata Edi.

Berdasarkan laporan rilis yang dikeluarkan Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang sampai dengan Jum'at (19/01/2024) pukul 19.00 WIB beberapa titik lokasi pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa rumah telah selesai dilakukan.

Pada kesempatan yang sama, Edi mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada terjadinya bencana apalagi pada saat musim penghujan saat ini.

"Kepada masyarakat di daerah rawan bencana kami himbau untuk senantiasa waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem yang sewaktu waktu berpotensi mengakibatkan terjadinya angin kencang dan tanah longsor," pungkasnya

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar