Status Merapi Waspada, Guguran Lava Terus Terjadi

Dilihat 1654 kali
Gunung Merapi dari wilayah Magelang Jawa Tengah

BERITAMAGELANG.ID - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta masih dinyatakan Waspada atau Level Dua. Tingkat aktivitas waspada tersebut belum berubah sejak 21 Mei 2018.


Terkait kondisi itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) belum mengeluarkan peringatan mengungsi untuk masyarakat.


Dalam akun resminya @BPPTKG menjelaskan, periode pengamatan Senin kemarin (1/4/2019) hingga Selasa (2/4/2019) pukul 18.00-06.00 WIB, teramati dari CCTV 3 kali guguran lava ke arah Tenggara (kali gendol), dengan jarak luncur 600 hingga 900 meter.

 

Sedangkan catatan seismik BPPTKG menyebutkan terjadi 1 kali gempa awan panas guguran, 24 gempa guguran, 1 hembusan, 3 gempa low frequency, 4 hybrid/fase banyak, serta 1 kali gempa vulkanik dangkal.


Pertumbuhan kubah lava per tanggal 21 Maret 2019 mencapai 472 meter kubik, menurut BPPTKG saat ini posisi kubah lava masih labil.


Sedangkan dari puncak Gunung Merapi teramati asap sulfatara warna putih secara visual, intensitasnya tipis, sedang hingga tebal, dengan ketinggian 20-100 meter di atas puncak.


Berdasarkan kondisi tersebut, BPPTKG memberikan beberapa rekomendasi agar masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana III diimbau tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi. Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.


Berdasarkan pantauan BPBD Kabupaten Magelang Selasa (2/4/2019) pukul 07.30 WIB cuaca wilayah Kabupaten Magelang secara umum terpantau cerah berawan, nihil kejadian kebencanaan.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar