Jelang Idul Adha Pasar Kerbau Muntilan Banjir Pedagang Luar Daerah

Dilihat 912 kali
Ramai suasana pembelian kerbau untuk kurban yang menjadi tradisi beberapa daerah di Jawa Tengah

BERITAMAGELANG ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha permintaan kerbau untuk kurban di Pasar hewan Muntilan Kabupaten Magelang meningkat tajam. Para pembeli merupakan pedagang dari berbagai kota. Mereka sengaja datang ke pasar hewan di lereng Gunung Merapi ini demi kerbau berkualitas.

Pada Rabu (12/06/2024) Pasar hewan Muntilan terlihat ramai oleh aktifitas jual beli berbagai hewan ternak, salah satunya blok sentra penjualan kerbau. 

Keberadaan kerbau di pasar ini paling diburu oleh pedagang dari sejumlah daerah yang mempunyai tradisi berkurban dengan kerbau. Sehingga penjualan kerbau di Pasar Hewan Muntilan meningkat sangat signifikan dibanding hari biasa.

"Kalau sana mas, mayoritas kurban atau punya hajat beli kerbau, sudah tradisi. Kalau daerah sini kan jarang, sapi paling nggak," kata pedagang kerbau asal Purwodadi Edi Sulistyo.

Para pedagang itu berasal dari daerah Purwodadi, Pati, Kudus, Demak dan lainnya. Mereka sengaja berburu kerbau untuk dijual kembali di daerah asalnya.

Setiap pedagang rata rata membeli kerbau dalam jumlah banyak antara 40-60 ekor.

"Saya beli 40 ekor tiap Pon (penanggalan Jawa). Saya jualnya ke Kudus sama Godong Purwodadi," ungkap Edi.

Selain harga terjangkau, keberadaan kerbau di Pasar hewan Muntilan juga dikenal akan kualitasnya yang baik dan sehat.

Suparman, salah satu pedagang asal Pati mengaku terbiasa beli kerbau dari Muntilan, apalagi menjelang hari raya Idul Adha seperti sekarang ini. 

Menurutnya, dengan harga miring, dan sedikit tawar menawar dirinya dapat meraup keuntungan Rp 2-3 juta per ekornya.

"Karena di Muntilan kerbaunya super-super, bagus-bagus. Harganya murah-murah," ujar Suparman.

Ia menambahkan jika di daerah Pati saat Idul Adha permintaan kerbau sangat tinggi. Para pembeli merupakan kelompok masyarakat yang hendak berkurban.

Pasar hewan Muntilan memang dikenal sejak dahulu sebagai pasar tujuan para pedagang hewan dari luar daerah. Pasalnya selain stok hewan ternak lengkap, lokasinya juga strategis ditepi jalan raya Magelang-Yogyakarta.

Untuk keramaian pasar hewan Muntilan pada pekan terakhir menjelang Idul Adha akan terjadi hingga sore.

Sementara itu, Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Magelang Prasetyo Nugroho mengatakan dari lokasinya, Pasar hewan Muntilan menjadi jantung penjualan kerbau dari sentra penghasil kerbau di Pulau Jawa, maupun daerah lain yang berada di daerah Pantai Utara Jawa Tengah. 

Wilayah Kabupaten Magelang sendiri, imbuh Prasetyo, hingga kini menjadi salah satu sentra budidaya kerbau terbesar di Jawa Tengah. 

"Meskipun kita tidak dapat mencukupi ada beberapa daerah tetangga dan di sini jadi tempat strategis untuk belanja maupun transit ternak," jelas Prasetyo.

Di Pasar hewan Muntilan kerbau dengan bobot 600 hingga 700 kg dikisaran harga Rp 21-25 juta per ekornya.

Ditambahkan Prasetyo, penjualan kerbau untuk kurban tahun ini sedikit menurun dibanding tahun 2023. Kondisi tersebut diduga akibat lesunya ekonomi masyarakat paska bencana.

"Rendahnya daya beli masyarakat itu diduga karena terdampak banjir di daerah Pantura beberapa waktu lalu, " pungkas Prasetyo.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar