Kasus Aktif Covid-19 Kabupaten Magelang Tersisa 10 Orang

Dilihat 1564 kali
Foto: pixabay.com
BERITAMAGELANG.ID - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Magelang, hingga Minggu (14/11) tinggal 10 orang. Mereka ada yang dirawat di rumah sakit, ada pula yang memilih menjalani isolasi mandiri di rumah atau tempat isolasi terpusat yang disediakan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, meski kasus aktif terus menurun, ia minta semua pihak tidak menyepelekan dan menganggap remeh. 

"Kasusnya memang terus turun saat ini. Tapi hal ini jangan membuat kita terlena. Semua harus tetap waspada dan menegakkan protokol kesehatan dimanapun berada," pesannya.

Pada Sabtu (13/11) kemarin, kata Nanda, masih ada tambahan satu pasien terkonfirmasi positif dari Kecamatan Srumbung. 

"Tambahan satu orang di Srumbung ini, membuktikan virus Corona masih ada. Sekali lagi, jangan pernah meremehkan virus ini. Dan dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 22.916 orang. Rinciannya, 10 dalam penyembuhan, 21.796 sembuh dan 1.110 meninggal," jelasnya.

Sementara pasien suspek, hari ini tidak ada tambahan pasien baru maupun meninggal. Hanya saja, ada tambahan 5 pasien suspek sembuh. Dua diantaranya berasal dari Kecamatan Sawangan dan seorang tersebar di Borobudur, Muntilan dan Dukun. 

"Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 3.059 orang. Terdiri dari 10 dirawat, 2.491 sembuh, 13 isolasi mandiri dan 545 selesai menjalani isolasi mandiri," ungkapnya.

Perkembangan vaksinasi Covid-19, hingga saat ini telah mencapai 842.313 suntikan atau 80,19 persen dari target 1.029.250 sasaran. 

"Dosis pertama, saat ini sudah mencapai 587.545 suntikan atau 54,5 persen. Sedangkan dosis kedua, mencapai 252.067 suntikan atau 24,49 persen. Sedangkan suntikan ketiga khusus tenaga kesehatan, telah disuntikan sebanyak 2.701 suntikan atau 0,26 persen," pungkasnya. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang