BERITAMAGELANG ID - Berdasarkan waiting list secara nasional, kuota haji Kabupaten Magelang tahun 2026 bertambah 200 orang atau menjadi 1.435 calon jemaah haji (CJH).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang, Taufik Husen Ansori mengatakan, pada tahun sebelumnya, penambahan kuota berdasarkan jumlah penduduk muslim per 10.000 jiwa atau saat ini bertambah sekitar 200 jemaah dibandingkan kuota pada 2025 lalu.
âDengan sistem baru ini, kita mendapatkan tambahan kuota sekitar 200 jamaah. Tahun lalu kuotanya 1.200 jemaah,â kata Taufik di kantornya, Selasa (13/1).
Taufik menjelaskan, dari 1.435 calon jemaah haji tersebut, yang sudah melakukan pelunasan maupun cadangan sebanyak 1.389 orang.
âMaka dari itu kepada calon jemaah haji yang masuk kuota maupun cadangan untuk segera mempersiapkan dokumen dan menjaga kondisi kesehatan,â pesannya.
Sehingga jika sewaktu-waktu dipanggil untuk mengisi seat kosong, calon jemaah haji cadangan ini bisa langsung mengisinya.
"Dengan catatan, harus sudah menyelesaikan administrasi maupun pelunasan, serta sudah dinyatakan istithaah juga,â ungkapnya.
Dikatakan Taufik, tahun ini, calon jemaah haji Kabupaten Magelang akan berangkat dari embarkasi Yogyakarta dan terbang melalui bandara YIA. Informasi tersebut berlaku untuk daerah di wilayah Kedu dan DI Yogyakarta.
Ia berharap, seluruh proses tahapan dan persiapan tahun ini berjalan lancar. Sehingga calon jemaah haji yang memenuhi syarat dapat segera mempersiapkan diri untuk menunaikan rukun Islam kelima tanpa kendala berarti.
Salah satu CJH asal Desa Trasan Kecamatan Bandongan, Fachrudin mengaku datang untuk melakukan pelunasan biaya.
"Proses administrasi berjalan lancar sudah masuk," ujar Fachrudin.
Ia berharap semua proses hingga keberangkatan ke tanah suci tahun ini berjalan sesuai rencana.
Momen ke Baitullah ini sudah dinanti Fachrudin selama 11 tahun dan akan berangkat tanpa pendamping.
"Pendampingnya tidak ada, paling (nanti) konsultasinya sama ketua kloter," ujarnya.
0 Komentar