Libatkan Profesional, Birokrasi Menjadi Lebih Baik

Dilihat 2063 kali
KONFERENSI. Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Prof Sofian Effendy, menjadi pembicara dalam kegiatan International Conference On Social Transformation Community And Sustainable Development.

BERITAMAGELANG.ID - Untuk meningkatkan performa kinerja pemerintah, dipandang perlu melibatkan pihak swasta yang ahli di bidangnya (profesional) untuk menduduki suatu jabatan.

"Pejabat suatu instansi tidak harus yang berstatus pegawai negeri, tetapi bisa meminta orang swasta untuk bergabung. Contoh misalnya pejabat Dinas Pariwisata bisa diambilkan dari pelaku dunia perhotelan, bisa mantan General Manager suatu hotel, yang paham seluk beluk dunia pariwisata," kata Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Prof. Sofian Effendy, dalam kegiatan International Conference On Social Transformation Community And Sustainable Development, Jumat (16/11) di Pondok Tingal Borobudur.

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Tidar Magelang sebagai penyelenggara kegiatan tersebut, melibatkan Universiti Malaysia Sabah in Kinabalu, The College of Hotel Restaurant and Tourism Management Imus Institute of Science and Technology Philippines, Fisipol Unsoed dan Fisipol Undip. 

Menurut Prof Sofian Effendy, mengajak profesional dari swasta sebenarnya sudah dilaksanakan sejak zaman Presiden Soeharto, tetapi masih di tingkat pusat.

"Jika mengambil profesional swasta dan hasilnya jauh lebih bagus ketimbang mengambil dari intern PNS, mengapa tidak. Mereka (profesional swasta) lebih tahu kebutuhan suatu bidang, sesuai dengan servis yang disediakan oleh pemerintah," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Sofian Effendy, sebagai pembicara utama, juga membahas birokrasi di zaman yang berkembang ini.

"Birokrasi harus berbentuk dan berlaku seperti apa menghadapi zaman yang terus berkembang, konsep Open Dinamik Birokrasi, lebih dinamis, kreatif dan berubah. Karena zaman yang maju ini, kebutuhan serta perilaku masyarakat juga berubah seiring perkembangan zaman," tandasnya.

Dekan Fisipol Untidar, dr. Samudra Wibawa berharap, kegiatan diskusi kali ini dapat memberi gambaran terkait pembangunan yang berkelanjutan untuk memajukan sektor-sektor yang belum tergali secara maksimal.

"Banyak hal yang bisa diserap untuk dijadikan pertimbangan sebagai langkah pembangunan yang berkelanjutan. Karena universitas sendiri sebagai lembaga pendidikan harus bisa memberikan saran dan masukan untuk pembangunan yang lebih baik," ungkap dr Samudra Wibawa.

International Conference On Social Transformation Community And Sustainable Development dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten dan Kota Magelang.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang