Rombongan Biksu Tudong Walk Of Peace 2026 Disambut Hangat Warga Magelang

Dilihat 22 kali
Puluhan Biksu Tudong Walk of Peace singgah di Klenteng Hok An Kiong Muntilan sebelum lanjut ke Candi Borobudur.

BERITAMAGELANG.ID - Puluhan biksu yang melakukan ritual berjalan kaki atau Tudong Indonesia Walk for Peace 2026 tiba di Klenteng Hok An Kiong Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, Rabu (27/5/2026) sore pukul 17.32 WIB.

Mereka disambut meriah warga dengan taburan bunga dan pentas barongsai di depan Klenteng Hok An Kiong. Para biksu memulai tudong dari Vihara Buddha Banjar, Buleleng, Bali pada 9 Mei 2026.

Dalam kelenteng, para biksu disambut hangat Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha Kemenag RI, Nyoman Suriadarma, juga pejabat lainnya.

"Kami merasa terhormat dan berbahagia dapat menyambut para biksu yang membawa pesan kedamaian dan kebijaksanaan di bumi ini," kata Bupati Magelang Grengseng Pamuji dalam sambutannya.

Menurut Grengseng, Indonesia di atas pilar keberagaman menjadi kekayaan yang tak ternilai. Perbedaan budaya dan keyakinan bukan sekedar identitas, melainkan keberagaman dan anugrah yang menyatukan.

Indonesia Walk for Peace adalah panggilan untuk merajut kembali harmoni ke-Indonesiaan yang meleburkan ego dan mengedepankan semangat kemanusiaan dan persaudaraan.

"Melalui aksi ini, cinta kasih menjadi kekuasaan utama untuk menjaga keutuhan nasional," kata Grengseng.

Bupati menekankan, perjalanan monumental membawa misi spiritual para biksu dan umat yang membentang dari Bali dan Borobudur, merupakan sebuah dedikasi fisik dan batin untuk menyebarkan perdamaian.

"Kami percaya kehadiran biksu tudong di Kabupaten Magelang akan memperkaya pengalaman spiritual, budaya, dan masyarakat Kabupaten Magelang dan dapat menjadi inspirasi untuk mempererat hubungan antarumat, menebarkan kebajikan di masyarakat dan meningkatkan kesadaran pentingnya kedamaian dan harmoni," jelas Bupati.

Momen penuh makna terjadi ketika tiba-tiba pertunjukan barongsai berhenti untuk menghormati kumandang azan Magrib. Hal itu berlangsung spontan yang menjadi simbol nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama. 

Dirjen Bimas Buddha Kemenag, Nyoman Suriadarma menegaskan, perjalanan ini lahir dari tema besar Waisak 2026, yakni "Dharma Menjaga Perdamaian Dunia." Menurutnya, Indonesia Walk for Peace dirancang sebagai pesan yang tidak hanya ditujukan bagi bangsa Indonesia, tetapi juga untuk seluruh dunia.

"Kita ingin memperlihatkan kepada seantero dunia bahwa keharmonisan, kerukunan, dan kebersamaan itu perlu terus-menerus dihadirkan," tegasnya.

Total biksu yang tergabung dalam rombongan berjumlah 57 orang, terdiri dari 43 biksu asal Thailand, empat dari Malaysia, dan tiga dari Laos, ditambah tujuh biksu yang bergabung di perjalanan. Namun, dua di antaranya terpaksa beristirahat karena kelelahan dan telah kembali.

Ketua Nasional Indonesia Walk for Peace 2026, Tosin menyampaikan, sambutan masyarakat sepanjang perjalanan sangat hangat. Seluruh elemen masyarakat dari berbagai latar belakang agama menyambut rombongan dengan penuh kegembiraan.

Namun demikian, lanut Tosin, para biksu menghadapi berbagai tantangan selama perjalanan, seperti terik panas menyengat hingga hujan deras di sejumlah titik. Dalam setiap kesempatan, pemimpin rombongan selalu memastikan tidak ada satu pun Bhikkhu yang tertinggal meski kondisi fisik mereka berbeda-beda

"Kadang kala malam mereka jahit kakinya supaya tidak melepuh, tapi besok masih tetap jalan. Bisa jadi ada 3 sampai 5 jahitan di telapak kaki, tapi mereka tetap mengusung spirit perdamaian," ungkapnya.

Malam itu rombongan para Biksu pengembara bermalam di Klenteng Hok An Kiong untuk kemudian pada Kamis (28/5) melanjutkan perjalanan ke Vihara Mendut dan titik terakhir Candi Borobudur.

"Hasil akhir memang ada di Candi Borobudur," kata Tosin. Estimasi kedatangan di Borobudur sekitar pukul 14.30, menyesuaikan kondisi cuaca dan stamina rombonga," pungkasnya.

 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Acara penyambutan rombongan Biksu Tudong 2026 digelar di tempat ibadah Tri Dharma Hok An Kiong, Muntilan, Rabu, 27 Mei 2026. Sebanyak 50 Biksu dari berbagai negara turut serta dalam perjalanan spiritual ini. Terdiri dari 43 Biksu asal Thailand, 4 dari Malaysia, dan 3 dari Laos. Setelah dari Hok an Kiong untuk melanjutkan perjalanan ke vihara Mendut lalu berakhir ke candi Borobudur untuk acara puncak Waisak. #biksujalankaki #waisak #klenteng #magelang24jam ♬ original sound - kominfomagelang