BERITAMAGELANG.ID - KPU Kabupaten Magelang kembali melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Data Pemilih pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Triwulan II Tahun 2026. Lokus Coktas ada di tiga desa di Kecamatan Mungkid, yakni Bumirejo, Rambeanak, dan Kelurahan Mendut. Sampel data pemilih diambil secara random atau acak.
Tim Coktas KPU Kabupaten Magelang yang dipimpin langsung Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Siti Nurhayati. Bawaslu Kabupaten Magelang turut mengawasi secara langsung jalannya Coktas, menemukan beberapa sampel data pemilih yang diketahui saat ini tengah berada di luar negeri.
Salah satunya Agus Fitriyanto, warga Dusun Drojogan Desa Bumirejo Mungkid. Ia diketahui bekerja di Jeddah, Arab Saudi. Guna memastikan pencocokan data pemilih secara langsung dan akurat, Tim Coktas KPU Magelang akhirnya menggunakan sambungan panggilan video (video call) melalui aplikasi pesan instan WhatsApp, Selasa (12/5/2026). Verifikasi Coktas dilakukan untuk memastikan status pemilih tersebut masih berada di luar negeri dan memang belum kembali ke Indonesia.
Agus melalui sambungan panggilan video memberikan apresiasi atas langkah terobosan Tim Coktas KPU Kabupaten Magelang karena dinilai serius memastikan validitas data pemilih secara langsung dan faktual.
"Saya salut dengan KPU Kabupaten Magelang yang siap sedia menggunakan banyak metode dalam melakukan pengecekan langsung atas data pemilih yang saat ini tengah berada di luar negeri. Ini bagus sekali, agar data pemilih benar-benar sesuai kondisi riil," ujar Agus.
Ia juga mengungkapkan, pada Pemilu sebelumnya dirinya sempat terdaftar sebagai pemilih luar negeri sekaligus pemilih dalam negeri. Menurutnya, proses verifikasi seperti ini penting untuk mencegah potensi data ganda dalam daftar pemilih.
Sebaliknya, Robiah Nur'aini, warga Dusun Saragan Rambeanak, mahasiswa S2 di Moscow, Rusia. Ia yang sebelumnya terdaftar sebagai pemilih luar negeri pada Pemilu 2024 lalu, kepada Tim Coktas KPU di rumahnya mengatakan, telah kembali ke Magelang sejak sekitar 1,5 tahun lalu setelah menyelesaikan studinya.
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati mengatakan, kegiatan coktas menjadi salah satu langkah untuk menjaga kualitas data pemilih, khususnya bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi ke luar negeri.
"Coklit terbatas ini dilakukan untuk memastikan status pemilih luar negeri benar-benar sesuai kondisi faktual. KPU ingin memastikan data pemilih selalu mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," jelas Siti Nurhayati.
Menurutnya, verifikasi dilakukan tidak hanya melalui keluarga, tetapi juga secara langsung kepada pemilih yang berada di luar negeri apabila memungkinkan. Hasil coklit nantinya akan menjadi bahan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan agar data sesuai dan menghindari potensi data ganda.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Aini Sumarni Chabibah saat ikut mengawasi jalannya Coktas menyampaikan, Bawaslu melakukan pendampingan dan pengawasan untuk memastikan proses coktas KPU berjalan sesuai prosedur.
"Kami ingin memastikan proses verifikasi data pemilih dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan agar menghasilkan data pemilih yang valid," katanya.
@kominfomagelang Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, resmi melepas keberangkatan 188 jemaah calon Haji kloter 16 dari halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang dalam suasana penuh haru dan doa, Senin (11/5). Selamat menunaikan ibadah haji bagi seluruh jemaah, semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. #haji #hajimabrur #magelang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar