Pandemi Covid-19, Candi Borobudur Hanya Targetkan Satu Juta Pengunjung

Dilihat 3623 kali
Sekretaris Taman Wisata Candi (TWCB), Emilia Eni Untari

BERITAMAGELANG.ID - Pandemi Covid-19 ini, Taman Wisata Candi Borobudur tidak berani menargetkan jumlah wisatawan terlalu tinggi. Tahun 2021, target pengunjung yang ingin dicapai hanya di kisaran angka 1 juta. 


Menurut Sekretaris Taman Wisata Candi (TWC), Emilia Eny Untari, target sebanyak itu karena pihaknya masih belum bisa memprediksi situasi di musim pandemi Covid-19 saat ini. Apalagi saat ini masih diberlakukan PPKM Mikro.


"Saat ini kita belum bisa memprediksi ke depannya seperti apa, karena sampai Februari ini masih diberlakukan PPKM," kata Emil yang dihubungi Sabtu (20/2/2021).


Emil mengatakan, pihak TWC tetap akan mengikuti apa yang sudah menjadi ketentuan Pemerintah Daerah. Ke depan, pihaknya hanya berharap dan berdoa, supaya Covid-19 segera berlalu. Apalagi saat ini sudah ada vaksin, sehingga ada harapan virus yang menyebar di seluruh dunia ini bisa segera hilang.


TWC sendiri tidak pernah putus asa untuk menggaet wisatawan, terutama wisatawan domestik. Promosi tetap dilakukan kendati tidak seperti dulu secara offline. 


“Kita promosi secara daring dengan target wisatawan domestik," katanya.


Sedangkan untuk wisatawan asing masih belum ada target karena memang belum dibuka. 


“Regulasi juga belum ada, sehingga yang kita bidik adalah wisatawan domestik," ujarnya.


Emil tidak memungkri, kalau pandemi Covid-19  menggangu kesiapan Canndi Borobudur sebagai destinasi super prioroitas. Namun  semua tetap diusahakan sesuai dengan kondisi yang ada.


Yang lebih penting lagi adalah selalu menjaga kondisi diri sendiri dan bukan sebagai tempat menyebarkan Covid-19. Karena itu, protokol kesehatan diberlakukan ketat di candi warisan budaya ini.


Emil sendiri enggan menyampaikan kerugian yang dialami karena kunjungan yang masih kecil hanya berkisar 10-20 persen saja. Dengan kondisi yang demikian, pihak TWC tetap tidak merumahkan atau mem-PHK karyawan. BUMN ini tetap berjalan sesuai dengan kondisi keuangan yang ada.


Hingga kini, zona I candi Borobudur masih belum boleh dinaiki. Bahkan karena status gunung Merapi yang masih Siaga, stupa candi ditutup dengan terpal. Wisatawan yang datang hanya diperbolehkan sampai pelataran candi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.

♬ original sound - kominfomagelang