BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang menyambut kedatangan 250 pemudik dalam program mudik gratis dari Jakarta di Terminal Secang, Senin (16/3) malam. Para pemudik tersebut tiba menggunakan lima bus yang difasilitasi Pemkab Magelang.
Bupati diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto menyampaikan ucapan selamat datang kepada para perantau yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ibu sekalian di kampung halaman tercinta. Semoga kepulangan ini menjadi momen indah untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga," kata Adi.
Ia juga mengapresiasi para warga Magelang yang merantau dan bekerja di wilayah Jabodetabek seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Menurutnya, kerja keras para perantau turut menjadi bagian dari kekuatan pembangunan daerah.
"Kami sangat mengapresiasi perjuangan Bapak Ibu yang bekerja keras di tanah perantauan demi keluarga. Semangat panjenengan semua merupakan bagian dari kekuatan pembangunan Kabupaten Magelang," ujarnya.
Lihat juga: Mudik Lebih Aman dengan Bus Gratis dari Pemkab Magelang
Adi menambahkan, program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat perantau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Selain itu, Pemkab Magelang juga menyiapkan fasilitas arus balik gratis bagi para perantau yang akan kembali bekerja setelah lebaran.
"Tahun ini kami juga menyediakan fasilitas balik rantau gratis pada 28 Maret mendatang. Namun karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah, baru dapat disediakan dua bus," jelasnya.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso menjelaskan, program mudik gratis tahun ini memberangkatkan lima bus dari Jakarta dengan total 250 penumpang.
"Setiap bus membawa sekitar 50 orang. Mereka terdiri dari berbagai profesi seperti asisten rumah tangga, pekerja pabrik, buruh, ojek online, hingga pedagang yang merantau di wilayah Jabodetabek," kata Iwan.
Ia menyebutkan, rombongan pemudik diberangkatkan dari kawasan TMII Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB dalam program mudik bersama yang dikoordinasikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk meringankan beban biaya perjalanan para perantau sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.
"Dengan adanya fasilitas mudik gratis ini, diharapkan para perantau bisa mengurangi pengeluaran transportasi sehingga uang yang dimiliki bisa digunakan di kampung halaman untuk membantu keluarga dan menggerakkan ekonomi lokal," jelasnya.
Selain itu, fasilitas transportasi bus juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan para pemudik dibandingkan jika menggunakan kendaraan roda dua.
Program mudik gratis Pemkab Magelang kali ini memasuki tahun kedua penyelenggaraan. Tahun sebelumnya pemerintah daerah memfasilitasi tiga bus, sedangkan tahun ini meningkat menjadi lima bus karena tingginya minat masyarakat.
0 Komentar