BERITAMAGELANG.ID - Kesadaran masyarakat Kabupaten Magelang dan sekitarnya untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga terus meningkat. Namun, meningkatnya aktivitas fisik seperti berlari, bersepeda, badminton, futsal, hingga latihan beban (gym) kerap diiringi dengan risiko terjadinya cedera. RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang menghadirkan layanan Sport Injury Rehabilitation sebagai solusi komprehensif penanganan cedera olahraga bagi masyarakat luas.
Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, dr. Ida Ayu, Sp.K.F.R., AIFO-K, dalam acara Talkshow Jamus Gemilang di LPPL Radio Gemilang, Selasa (6/10/2026).
"Sport Injury Rehabilitation merupakan layanan terpadu yang melibatkan dokter spesialis KFR beserta tim tenaga rehabilitasi medis. Rangkaian penanganannya mencakup pemeriksaan medis, penegakan diagnosis, pengendalian nyeri, pemulihan fungsi tubuh, pendampingan latihan, hingga penyusunan program return to sport agar pasien dapat kembali berolahraga secara aman," jelas dr. Ida.
Ia menegaskan, keberadaan layanan ini tidak hanya ditujukan bagi atlet profesional, melainkan untuk seluruh lapisan masyarakat yang aktif beraktivitas fisik.
"Layanan ini terbuka untuk siapa saja, mulai dari atlet profesional hingga masyarakat umum yang baru memulai olahraga. Berbagai jenis cedera dapat ditangani, seperti nyeri lutut, ankle sprain (keseleo engkel), cedera otot, nyeri bahu, tennis elbow, cedera hamstring, hingga rehabilitasi pascaoperasi seperti rekonstruksi ACL," ujar dr. Ida sapaan akrabnya.
Salah satu keunggulan utama menjalani rehabilitasi cedera olahraga di RSUD Merah Putih adalah pendekatan penanganan yang terintegrasi dalam satu rumah sakit. Pasien yang datang dapat langsung menjalani pemeriksaan awal untuk menentukan jenis dan tingkat keparahan cedera. Jika dibutuhkan penanganan lanjutan atau pemeriksaan penunjang seperti X-ray, USG muskuloskeletal, hingga MRI, tindakan tersebut dapat langsung dilakukan dalam sistem RSUD Merah Putih.
Dirinya menekankan, rehabilitasi medis tidak sekadar pemberian alat untuk meredakan nyeri. Dalam praktiknya, program penanganan cedera disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi spesifik masing-masing pasien.
"Pengurangan rasa nyeri hanyalah tahap awal. Tujuan utamanya adalah mengembalikan fungsi dan kemampuan tubuh secara utuh. Oleh karena itu, porsi latihan memegang peranan sangat penting, mulai dari melatih mobilitas, penguatan otot, keseimbangan, hingga latihan khusus yang menyerupai pola gerakan olahraga pasien," jelasnya.
Selain itu, penetapan kriteria bagi pasien untuk diizinkan kembali berolahraga tidak hanya didasarkan pada hilangnya rasa sakit. Tim medis akan menilai parameter yang lebih komprehensif, meliputi kekuatan otot, rentang gerak, keseimbangan, kontrol gerakan, serta kesiapan tubuh menerima peningkatan beban secara bertahap.
Tak hanya berfokus pada penanganan cedera yang sudah terjadi, layanan Sport Injury Rehabilitation di RSUD Merah Putih juga berperan aktif dalam pencegahan cedera (prevention). Tim medis dapat melakukan evaluasi faktor risiko pada individu, seperti deteksi kelemahan otot, keterbatasan fleksibilitas, maupun kesalahan pola peningkatan beban latihan.
Untuk jadwal konsultasi & layanan sebagai berikut :
1. Jadwal Konsultasi & Asesmen Dokter (dr. Ida Ayu, Sp.KFR)
Senin: Pukul 08.00-11.00
Selasa-Kamis: Pukul 09.00-14.00
2. Jadwal Layanan Fisioterapi (Program Rehabilitasi)
Layanan fisioterapi buka dari hari Senin sampai Sabtu:
Senin-Kamis: Pukul 08.00-14.00
Jumat: Pukul 08.00-11.00
Sabtu: Pukul 08.00-14.00
Pasien yang ingin menjalani terapi biasanya akan dites dan diasesmen terlebih dahulu oleh dokter spesialis sebelum masuk ke program rehabilitasi/fisioterapi.
Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri dan tidak menunda penanganan jika mengalami keluhan usai berolahraga. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain timbulnya nyeri menetap, adanya pembengkakan, rasa tidak stabil pada sendi, keterbatasan ruang gerak, atau cedera yang terjadi berulang.
"Pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mencegah cedera menjadi kronis. Sport Injury Rehabilitation hadir bukan hanya untuk menghilangkan nyeri, tetapi mendampingi pasien secara terintegrasi mulai dari masa cedera hingga bisa kembali menikmati olahraga kesukaannya dengan aman," pungkas dr. Ida.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar