Lestarikan Sumber Air Satlinmas Desa Kradenan Lakukan Penghijauan

Dilihat 550 kali
Linmas Desa Kradenan Kecamatan Srumbung bersama sejumlah elemen melakukan penghijauan di sejumlah titik sungai sumber air.

BERITAMAGELANG.ID - Untuk menjaga mata sumber air sejumlah elemen masyarakat di Desa Kradenan, Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang melakukan penanaman sejumlah bibit pohon di wilayahnya Selasa (27/09/2022).

Kepala Desa Kradenan Tony Miftakhul Afwan mengatakan paska erupsi Merapi pada tahun 2010 telah terjadi perubahan debit air tanah diwilayahnya. Sebelum erupsi permukaan air sumur warga hanya sekitar 4 m saja. Namun sekarang kedalamanya bertambah 8-12m. Bahkan saat kemarau sumur warga mengering.

"Sumur sumur warga sudah tidak air sama sekali dan juga sungai mengering. Hanya tidak hujan dua minggu saja air tidak dan yang mengalir disungai," kata Tony di sela-sela kegiatan.

Untuk itu, lanjut Tony, pihak Pemerintah Desa Kradenan segera mengambil langkah dengan membuat sumur bor sedalam 124 meter yang digunakan untuk 7.164 jiwa atau 2.145 Kepala Keluarga (KK). Selain itu juga dilakukan upaya lain, salah satunya dengan penghijauan ini. Sekitar 700 bibit pohon dari 10 jenis tanaman yang disediakan seperti gayam ipik, pule, bringin,mahoni aren, pinus jambu, bambu ireng dan sejumlah tanaman non produktif yang mampu menyerap air.

Lokasi penanaman di sekitar bantaran empat sungai yakni Gremeng, Pulo, Bathang, dan Kali Maling. Semua bibit tanaman itu ditanam dibantaran sungai dan sekitar sumber air yang dimanfaatkan masyarakat. 

"Kita akan mengajak warga untuk sadar bahwa kita mengambil air dari alam maka harus menjaga dan melestarikannya," imbuhnya.

Guna efektifitas anggota Satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas), perangkat desa bersama sejumlah elemen warga Desa Kradenan dan anggota TNI Polri diterjunkan. Mereka bahu membahu bersama dalam penghijauan itu. Sejumlah traktor sawah juga digunakan untuk mengangkut dan menyebarkannya bibit tanaman ke sejumlah titik bantaran sungai dan sumber air. Keterlibatan semua unsur ini diharapkan mampu melahirkan kepedulian bersama dalam menjaga ekosistem air disekitar wilayah Desa Kradenan. 

Camat Srumbung Budi Riyanto mengapresiasi kegiatan penghijauan desa Kradenan karena sangat efektif dengan melibatkan langsung Satlinmas sebagai pejuang lingkungan. 

Menurut Budi, dimana kegiatan ini adalah untuk menjaga kelestarian alam, kelestarian sumber daya air oleh Satlinmas Desa Kradenan.  Kehadiran Mereka selama ini secara sukarela tanpa ada gajipun sangat aktif membantu menjaga kondusifitas lingkungan dan trantib di desa.

"Dengan adanya kegiatan (penghijauan) ini digarapkan bisa berlanjut. Nanti pohon yang sudah kita tanam tetap dipelihara. Kalau dan yang mati segera diganti," ungkap Budi yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Diharapkan pula perawatan tanaman terus dilakukan hingga benar benar hidup memberi manfaat dan menginspirasi desa lain khususnya di wilayah tertinggi yang dekat dengan bantara sungai Merapi.

Diungkapkan Budi, meskipun saat ini wilayah Srumbung masih ada ketersediaan air tapi ini tujuan dari penghijauan ini adalah untuk kelestarian alam yang berkelanjutan. Mengingat kondisi lingkup wilayah Gunung Merapi sebagai wilayah pertanian sangat rentan oleh bencana erupsi dan krisis air.

"Jangan sampai nanti pada suatu saat kita kehabisan ketersediaan air dengan adanya pertambangan di kawasan Gunung Merapi," ucapnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar