Presiden Jokowi Minta Masyarakat Terima WNI Yang Sudah Jalani Karantina Corona

Dilihat 2284 kali
Presiden Jokowi saat berada di Jurang Jero Srumbung Kabupaten Magelang, Jumat (14/2/2020)
BERITAMAGELANG.ID - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat agar menerima kepulangan warga negara Indonesia (WNI),  yang tengah menjalani proses observasi terkait virus corona (COVID-19) di Natuna, Kepulauan Riau.

"Masyarakat hendaknya mau menerima mereka dengan apa adanya," kata Jokowi saat berkunjung ke Jurang Jero Srumbung kabupaten Magelang, Jumat (14/2/2020).

Jokowi kembali menekankan, masyarakat tidak perlu khawatir karena semua WNI itu,  sudah dinyatakan prosedur pemeriksaan dan observasi, dan dinyatakan dalam kondisi sehat.

Proses karantina dan observasi terhadap para WNI itu berlangsung selama 14 hari, dan sudah sesuai dengan protokol kesehatan standar WHO.

"Jadi masyarakat tidak perlu ragu menerima mereka, karena proses karantina dan observasi di akukan dengan pengawasan ketat," lanjutnya.

Ditegaskan lagi, seluruh warga yang dikarantina di Natuna telah diawasi dan dicek secara ketat dan rutin setiap hari. 

"Saat ini sudah 14 hari dikarantina dan itu bagian dari protokol. Jadi saat ini mereka akan kembali ke masyarakat, semua telah dipastikan dari prosedur yang mesti dilalui, dan sekarang kembali," tandasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 285 WNI saat ini tengah menjalani masa inkubasi COVID-19 selama 14 hari. Observasinya akan berakhir pada 15 Februari pukul 12.00 WIB. Hal ini dilakukan sesuai arahan WHO, yang masih menetapkan masa inkubasi selama 14 hari.

Sebanyak 285 orang tersebut terdiri dari 238 WNI yang baru saja dijemput dari Wuhan, China, lima anggota tim dari Kementerian Luar Negeri, serta 42 anggota tim penjemput. Dari 285 orang tersebut, sebanyak 68 orang berasal dari Jawa Timur, 13 orang dari Aceh, 12 orang dari Jakarta, dan delapan orang dari Papua.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang