Kebakaran Gunung Sumbing Masih Menyala, Upaya Pemadaman Terus Dilakukan

Dilihat 1942 kali
Pemadam karhutla di Gunung Sumbing wilayah Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID - Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Sumbing Kabupaten Magelang hingga Jumat (25/10/2019) petang belum padam. 


Titik api bahkan merambat ke bagian puncak, mengancam sumber air yang biasa digunakan warga setempat.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan pada Jumat (25/10/2019) titik api masih terpantau di atas Desa Cepogo, Kecamatan Windusari.


Kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Sumbing ini terjadi sejak Selasa (22/10/2019) dan masih berlangsung hingga saat ini.


"Titik api itu semakin membesar akibat peningkatan arah angin menuju ke puncak," kata Edy.


Hal itu, lanjut Edi, berdasarkan laporan Asisten Perhutani, Kepala Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (ASPER KBKPH) Magelang, Yudi Noviar pada Jumat (25/10/2019) di Basecamp Adipuro Prampelan Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang.


Proses Pemadaman yang dilakukan 70 personil gabungan dari Perhutani, BPBD, TNI Polri, relawan dan warga terkendala angin yang berhembus cukup kencang dan tebing curam.


"Sehingga tim di lokasi hanya melanjutkan dengan pembuatan sekat api," imbuh Edy.


Dikhawatirkan kondisi itu akan mengancam sumber air Kuwadakan dan Dampit yang biasa digunakan warga setempat dan Cepogo Kecamatan Windusari.


Tim gabungan bekerja keras melakukan penyekatan untuk mengantisipasi titik api agar tidak merambat ke arah barat. 


"Dilaporkan jika api di sekitar sumber air warga telah berhasil dipadamkan," terang Edy.


Namun, angin kencang yang berhembus sewaktu waktu juga menyebabkan api kembali membesar dan merembet hingga ke petak 2A-6 yang berada di dekat Adipuro Kecamatan Kaliangkrik.


Pada Pukul 13.35 WIB semua personil yang berangkat dari Prampelan terpaksa ditarik turun karena cuaca ekstrim, berkabut dan angin berhembus kencang. 


"Api yang menuju ke bagian lereng bawah masih menyala," pungkas Edy.


Kemudian, upaya dilanjutkan pemantauan. Sedangkan proses pemadaman rencananya akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (26/10/2019).

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar