Bupati Magelang Serahkan Bantuan Logistik Warga Terdampak Angin Kencang di Sawangan

Dilihat 47 kali
Bupati Magelang, Grengseng Pamudji, saat meninjau rumah-rumah warga yang terdampak kejadian angin kencang di Dusun Banyumari, Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Minggu (8/3)

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang, Grengseng Pamudji meninjau langsung rumah-rumah warga yang terdampak kejadian angin kencang di Dusun Banyumari, Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Minggu (8/3). Dalam kunjungan tersebut, bupati juga menyerahkan bantuan logistik penanganan secara simbolis kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami kerusakan rumah akibat cuaca ekstrem yang terjadi sehari sebelumnya.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta proses penanganan darurat di lokasi terdampak berjalan dengan baik. Bupati juga berkeliling melihat kondisi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang tersapu angin kencang, serta berdialog langsung dengan masyarakat mengenai kebutuhan mendesak yang diperlukan.

Pemerintah Kabupaten Magelang hadir di tengah masyarakat untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan penanganan yang cepat.

"Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dapat membantu masyarakat dalam proses pemulihan awal," ujar Grengseng

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal, baik dalam hal pendataan kerusakan, penyaluran bantuan, maupun upaya pemulihan bagi warga terdampak.

"Bantuan yang kami serahkan hari ini diharapkan dapat membantu warga melakukan perbaikan sementara pada bagian rumah yang rusak, khususnya pada bagian atap yang terdampak angin kencang. Pemerintah daerah melalui BPBD dan perangkat terkait akan terus memantau kondisi di lapangan," tambahnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama ketika terjadi hujan disertai angin kencang. Jika terdapat potensi bahaya seperti pohon rawan tumbang atau kerusakan rumah yang membahayakan, segera laporkan kepada pemerintah desa atau petugas agar dapat segera ditangani," kata Grengseng.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga di beberapa wilayah serta pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan.

Kepala Seksi Kedaruratan pada BPBD Kabupaten Magelang, Cahyono Dwikartiputra menjelaskan,  kejadian tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba di sejumlah wilayah.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi pada Sabtu siang kemarin melanda beberapa wilayah di Kabupaten Magelang. Itu yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta menyebabkan pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan," jelas Cahyono.

Ia menambahkan, secara umum kerusakan rumah yang terjadi didominasi pada bagian atap rumah yang tersapu angin kencang. Genteng, asbes, hingga galvalum dilaporkan berhamburan akibat terpaan angin.

"Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah tersapu angin kencang sampai genteng dan asbes, berhamburan. Tim kami bersama relawan dan pemerintah desa langsung melakukan kaji cepat untuk mendata dampak serta melakukan penanganan darurat di lokasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Cahyono menjelaskan, BPBD Kabupaten Magelang bersama relawan dan unsur pemerintah setempat segera bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian dari masyarakat.

"Begitu laporan kejadian diterima dari pemerintah desa dan relawan di lapangan, tim langsung ke lokasi untuk kaji cepat dan penanganan darurat," jelasnya.

Selain itu, petugas bersama masyarakat juga melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Magelang.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan yang disertai angin kencang. Pastikan kondisi atap rumah dalam keadaan aman dan apabila terdapat pohon yang berpotensi tumbang di sekitar rumah, sebaiknya segera dilakukan pemangkasan atau dilaporkan kepada pemerintah desa," katanya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, wilayah yang terdampak paling banyak berada di Kecamatan Sawangan. Di Dusun Banyumari dan Dusun Popohan, Desa Gantang, tercatat sebanyak 42 rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rumah mengalami kerusakan sedang.

Sementara itu, di Dusun Gumuk, Desa Jati, Kecamatan Sawangan, tercatat tiga rumah mengalami kerusakan ringan akibat kejadian serupa.

Selain kerusakan rumah warga, peristiwa angin kencang juga menyebabkan satu pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Namun, kondisi tersebut dapat segera ditangani melalui kerja sama antara petugas dan warga setempat.

Secara keseluruhan, kejadian cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga di Kabupaten Magelang.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Magelang, total kerusakan yang tercatat meliputi 45 rumah dengan kategori rusak ringan dan satu rumah rusak sedang. Selain itu, terdapat satu titik pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan. Peristiwa tersebut berdampak pada sedikitnya 59 kepala keluarga atau sekitar 184 jiwa yang tersebar di beberapa lokasi terdampak.

Proses penanganan di lokasi terdampak juga diwarnai dengan semangat gotong royong masyarakat. Warga bersama relawan secara bersama-sama melakukan kerja bakti membersihkan material yang berserakan akibat kerusakan rumah serta memperbaiki bagian atap yang rusak secara darurat.

Langkah ini dilakukan agar rumah warga dapat kembali ditempati dengan aman sembari menunggu proses penanganan lanjutan dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Magelang melalui BPBD terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar