Delegasi dari Malaysia Belajar Edu Tourism di Magelang dan Yogyakarta

Dilihat 347 kali
Terengganu KG Stay & Homestay Association Of Malaysia Belajar Edu Tourism di Balkondes Borobudur Kabupaten Magelang bersama BOB

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 73 orang dari Terengganu KG Stay & Homestay Association (TKHA) Of Malaysia belajar tentang edu-tourism dan homestay di Desa Wisata Ngargogondo dan Karangrejo Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang Selasa (21/11/2023). Selama enam hari rombongan ini belajar pengelolaan Desa Bahasa dan Kampung Kelinci di Ngargogondo serta belajar pengelolaan homestay di Karangrejo. 


Mereka berdiskusi dengan sejumlah pejabat dari dinas pariwisata baik Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Magelang serta Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) di Balkondes Karangrejo. Selepas dari Magelang, rombongan akan mengunjungi dua sekolah SMK jurusan musik dan tari di Kabupaten Bantul Yogyakarta.


"Selama enam hari kami di Yogya ini, dan di Magelang ini hari kedua. Setelah ini akan ke Bantul Yogya untuk edu-tourism, belajar tentang sekolah jurusan tari dan musik," ungkap President KG Stay & Homestay Association of Terengganu Malaysia, Md Azmi di Balkondes Karangrejo, Magelang.


Dalam rombongan ini, lanjut Azmi, terdiri dari unsur Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, Pegawai Pendidikan, Komite Sekolah, Guru, Pelajar, dan Pengurus Homestay. Program edu-tourism ini merupakan hasil kolaborasi dengan BOB yang memfasilitasi sejumlah tempat yang dikunjungi. Program ini tidak hanya dilaksanakan di Yogyakarta dan Magelang, tapi juga di provinsi lain di Indonesia. Salah satunya pernah mengunjungi Desa Wisata Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat yang menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia.


"Kami tentu sangat senang bisa belajar di Yogyakarta dan Magelang. Tadi ke Desa Bahasa dan homestay sangat bagus tempatnya, kami suka," katanya.


Dalam diskusi dengan BOB, Azmi memaparkan sistem pengelolaan homestay di Terengganu Malaysia, yakni dikelola satu pintu oleh koperasi. Dalam pendirian usaha hospitality ini pun banyak syarat yang harus dipenuhi dengan melibatkan banyak pihak. Hal itu ntuk memastikan kesehatan homestay itu agar tamu merasa nyaman.


Sementara itu, Dirut BOB, Agustin Peranginangin mengutarakan, EduTourism adalah program wisata yang memadukan konsep pariwisata dengan pendidikan, menyajikan nilai-nilai pendidikan yang diramu dalam paket-paket tourism guna mewujudkan suasana pendidikan yang menyenangkan dalam suatu perjalanan wisata. EduTourism diarahkan untuk memberikan pelayanan bagi sekolah-sekolah yang telah mentradisikan study tour sebagai bagian dari proses pendidikannya sehingga tujuan dan target dari study tour atau studi lapangan bagi pelajar dapat mencapai sasaran secara optimal.


Dia berharap, Edu-Tourism akan meningkatkan hubungan kelembagaan dan industri parekraf di DPSP Borobudur dan Terengganu Malaysia. Sehingga, berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan mancanegara Malaysia, meningkatkan length of stay, meningkatkan belanja wisatawan, dan mewujudkan UMKM naik kelas di DPSP Borobudur.


"Semoga kegiatan ini meningkatkan program edu-tourism dengan melibatkan kesenian dari Indonesia dan Malaysia, meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dari Malaysia, dan meningkatkan belanja wisatawan mancanegara dari Malaysia," paparnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar