BERITAMAGELANG.ID - Sampai dengan akhir Agustus, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, telah mendistribusikan sebanyak 515.000 liter air bersih di empat kecamatan dan tujuh desa berbeda di Kabupaten Magelang.
âSebanyak 1.666 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 5.171 jiwa, mengalami kesulitan air bersih hingga akhir bulan Agustus 2019 ini," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto.
Hingga September 2019, permintaan droping air bersih dari empat kecamatan yaitu Borobudur, Salaman, Bandongan dan Tempuran.
Dengan delapan desa penerima droping air bersih, yaitu Desa Giritengah, Kembanglimus dan Wringinputih (Borobudur), Desa Sumberarum (Tempuran), Desa Margoyoso, Ngargoretno (Salaman) dan Desa Bandongan (Bandongan).
"Air bersih masih terus kami distribusikan kepada masyarakat di desa-desa tersebut, yang paling rawan terdampak kekeringan pada musim kemarau ini,â imbuhnya.
Dengan demikian, kebutuhan air bersih masyarakat masih tetap tercukupi, untuk keperluan sehari-hari terutama air yang dikonsumsi.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar