BERITAMAGELANG.ID - Membangun sebuah bangsa dan juga menyelesaikan persoalan yang muncul di dalamnya perlu partisipasi sekaligus kontribusi semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan kebijakan-kebijakannya, keberadaan organisasi Aisyiyah dengan potensi kader dan juga amal usaha yang dimilikinya sangat diharapkan peran dan kontribusinya.
Demikian disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) kedua Aisyiyah, Sabtu (04/ 01/ 2020) di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Magelang.
Kemajuan sebuah bangsa salah satunya sangat ditentukan oleh peran dari kelompok perempuan. Keberadaan perempuan memiliki potensi yang akan memberikan peran yang strategis bagi kemajuan bangsa.
âAktivitas keseharian yang dilakukan perempuan dalam kehidupan keluarga menunjukkan bahwa kaum perempuan memiliki ketahanan yang luar biasa karena mampu menjalankan setiap aktifitas dengan spirit kekuatan lahir batin,â lanjutnya.
Keluarga sebagai komunitas yang paling kecil memiliki peran penting dalam membangun kekuatan sebuah bangsa.
Target utamanya adalah terwujudnya perempuan yang berkemajuan, yang antara lain memiliki karakter yang progresif, kreatif dan inovatif. Oleh karena itu melalui program kerja yang dilakukan dan juga keberadaan amal usaha dimiliki seperti dalam bidang pendidikan dan kesehatan serta panti asuhan dan juga panti jompo, maka organisasi Aisyiyah memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa khusunya yang terkait dengan upaya mewujudkan perempuan yang berkemajuan.
Ganjar Pranowo memberi contoh bahwa dalam bidang pendidikan perlu ada target-target yang harus dicapai yakni tumbuhnya spiritual, emosi serta kecerdasan yang baik. Pintar dan pandai saja tidak cukup, diperlukan juga kecerdasan dalam membaca peluang yang ada.
âMelalui Musypimwil ini diharapkan akan muncul gagasan strategis yang nantinya akan menjadi program kerja organisasi dalam rangka membantu mencari solusi terhadap persoalan khususnya di Jawa Tengah yang sifatnya sektoral khususnya terkait perempuan dan anak, pendidikan, kesehatan dan juga pemberdayaan ekonomi,â harapnya.
Turut hadir dalam pembukaan Musypimwil yakni Bupati Magelang Zaenal Arifin, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Jawa Tengah Umul Baroroh, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah Ari Anshori, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang Jumari, Rektor UM Magelang Eko Muh Widodo dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Magelang Aslimah Edi Cahyana. Kemudian perwakilan dari Polri dan TNI serta utusan Pimpinan Daerah Aisyiyah dari kabupaten/ kota se Jawa Tengah.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar