Kabupaten Magelang Akan Buka Sekolah Rakyat

Dilihat 2742 kali
Wamensos Agus Jabo Priyono saat memberikan keterangan terhadap media

BERITAMAGELANG.ID - Kementerian Sosial akan mengalokasikan dua Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Magelang. Program sekolah untuk masyarakat kurang mampu tersebut rencananya akan mulai beroperasi pada Juli mendatang.


"Terkait dengan program sekolah rakyat, nanti di Kabupaten Magelang ada dua, satu bertempat di Antasena Tempuran satunya lagi di Tegalrejo dengan memanfaatkan Gedung Pusdik," Jelas Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono saat memberikan bantuan kepada masyarakat di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Senin (24/3/2025).


Dalam waktu dekat, lanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan penataan gedung dan ruang sekolah yang akan digunakan, sehingga pada Juli mendatang sudah bisa dibuka untuk gelombang pertama.


Selain itu, terkait sumber daya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 


"Jadi kita akan bekerja sama lintas kementerian supaya program ini bisa segera berjalan dengan baik," imbuhnya.


Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bella Pinarsi menambahkan, program sekolah rakyat tersehut diperuntukkan untuk warga yang tidak mampu.


"Untuk gelombang pertama ini kita mengajukan dua rombongan belajar masing masing rombel 50 siswa sehingga 100 siswa yang akan masuk pada gelombang pertama," jelas Bela.


Sekolah Rakyat akan dibuka untuk pendidikan berjenjang SD hingga SMA. Namun, lanjut Bela, pada gelombang pertama ini akan dibuka pada jenjang SMA terlebih dahulu dan diutamakan bagi warga di sekitar sekolah.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang