BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 31 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Magelang Tahun 2026 mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan yang ditandai dengan upacara pembukaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (21/7/2026).
Upacara pembukaan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, David Rudiyanto. Kegiatan ini menjadi awal pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan bagi para calon Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Magelang.
Dalam sambutannya, David Rudiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi yang ketat. Menurutnya, para calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Magelang yang mendapat kehormatan mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih.
"Kalian adalah generasi terbaik yang telah melalui seleksi ketat. Jalankan amanah ini dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat juang yang tinggi," pesan David.
David menambahkan, Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera, melainkan menjadi simbol kepemudaan yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan, kepemimpinan, dan cinta tanah air. Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta membangun kekompakan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.
"Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berlatih karena pengalaman ini akan menjadi bekal berharga di masa depan," tambahnya.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magelang, Yuliana Ari Widianingsih menjelaskan, pemusatan pendidikan dan pelatihan bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berjiwa Pancasila, memiliki jiwa kepemimpinan, patriotisme, nasionalisme, serta cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Pelatihan ini tidak hanya membentuk kemampuan teknis kepaskibrakaan, tetapi juga menanamkan disiplin, kepemimpinan, dan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ari.
Ari menambahkan, pemusatan pendidikan dan pelatihan dilaksanakan menggunakan sistem Desa Bahagia dengan materi yang meliputi pembelajaran aktif, pelatihan, dan pengasuhan. Kegiatan berlangsung mulai 22 Juli hingga 14 Agustus 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, kemudian dilanjutkan karantina pada 15-17 Agustus 2026 di Hotel Sevilla Resort, Mungkid.
"Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap seluruh calon Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia," harap Ari.
Sebanyak 31 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan tersebut, terdiri atas 18 calon Paskibraka putra dan 13 calon Paskibraka putri. Mereka berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Magelang, di antaranya SMA Taruna Nusantara, MAN 1 Magelang, SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid, SMAN 1 Muntilan, SMAN 1 Kota Mungkid, SMAN 1 Salaman, SMAN 1 Grabag, SMAN 1 Mertoyudan, SMAN 1 Dukun, SRMA 43 Magelang, SMAN 2 Grabag, SMAN 1 Bandongan, SMAN 1 Ngluwar, dan SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan.


@kominfomagelang Scan. Bayar. Beres! 📲✨ Tax Gathering Kabupaten Magelang 2026 hadir dengan semangat baru! Diawali apresiasi untuk para wajib pajak terbaik 🏆, dilanjutkan Launching Trisula PAD dan implementasi pembayaran pajak daerah pakai QRIS di aplikasi e-SPTPD. Makin mudah, makin cepat, makin praktis! 🚀 #TaxGathering #Magelang #QRIS ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar