BERITAMAGELANG.ID - Warga Desa Sucen, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, kini memiliki akses yang lebih mudah untuk beraktivitas setelah Jembatan Garuda di Dusun Randusari selesai dibangun dan diresmikan pada Kamis (23/7/2026). Keberadaan jembatan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini disebabkan oleh sungai yang membelah wilayah desa, sehingga masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh untuk menuju dusun lain.
Jembatan Garuda yang dibangun melalui program TNI itu memiliki bentang sepanjang 18 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 6 meter. Selain menghubungkan antardusun di Desa Sucen, jembatan tersebut juga menjadi akses strategis yang menghubungkan Kabupaten Magelang dengan Kabupaten Sleman.
Kepala Desa Sucen, Husni Tamrin menjelaskan, pembangunan jembatan berawal dari aspirasi masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kendala akses. Usulan pembangunan kemudian disampaikan melalui Koramil hingga akhirnya mendapat dukungan untuk direalisasikan. Selama proses pembangunan yang berlangsung sekitar satu bulan, masyarakat juga turut bergotong-royong secara swadaya sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian terhadap pembangunan desa.
"Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Selain menghubungkan antardusun, jembatan ini juga memudahkan anak-anak menuju sekolah," kata Tamrin.
Manfaat keberadaan Jembatan Garuda juga dirasakan langsung oleh warga. Salah seorang warga Dusun Randusari, Kiswanto mengatakan, jembatan tersebut mampu memangkas waktu tempuh yang selama ini menjadi kendala masyarakat. Sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar melalui jalan utama dengan tambahan jarak sekitar satu kilometer apabila ingin menuju wilayah seberang.
"Kalau lewat jalan raya utama harus memutar sekitar satu kilometer. Ada juga yang nekat melawan arus karena ingin lebih cepat, tetapi risikonya sangat besar dan bisa membahayakan keselamatan," ujar Kiswanto.
Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Inf. Afrizal Rakhman mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda sebagai bentuk mengatasi kesulitan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang bermanfaat secara langsung.
Menurutnya, jembatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi sekitar 5.000 jiwa yang selama ini membutuhkan akses yang lebih cepat dan aman.
"Jembatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat. Semoga keberadaannya mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujar Afrizal.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, David Rudiyanto menyampaikan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Magelang turut memberikan dukungan melalui pembangunan akses jalan menuju jembatan agar keberadaan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Pemerintah Kabupaten Magelang mendukung dengan memberikan penyediaan akses jalan agar konektivitas warga semakin baik," kata David.

@kominfomagelang Sekolah baru, teman baru, semangat baru! 🥳 MPLS di SDN Banyubiru 1, Kecamatan Dukun, berlangsung seru, aman, dan penuh keceriaan. Bunda Literasi Kabupaten Magelang, Dian Grengseng Pamuji, turut memantau langsung jalannya kegiatan. Selamat datang di petualangan baru, adik-adik! 🎒💙 #MPLS2026 #KabupatenMagelang #SekolahRamahAnak #Magelang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar