Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam Pantau TPS Rawan Bencana Merapi

Dilihat 1334 kali
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro pantau TPS rawan bencana Merapi di Kecamatan Sruumbung Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Rabu (27/06).

BERITAMAGELANG.ID - Kapolda Jawa Tengah Irjend Pol Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto meninjau sejumah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jawa Tengah, salah satunya di TPS rawan bencana Gunung Merapi di Wilayah Kabupaten Magelang, Rabu (27/06).

Setelah pesawat Helikopter mendarat di lapangan sepakbola Kecamatan Muntilan, Kapolda Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto bersama rombongan langsung menuju TPS di lereng Gunung Merapi, yakni TPS 05 Dusun Soko Desa Ngargosuko dan TPS 01 Dusun Pule Desa Tegalrandu Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kehadiran mereka di KRB III Merapi ini guna memastikan kondisi Pilkada berlangsung aman dan kondusif.

"Ini memang paling dekat dengan daerah rawan bencana. Kemarin kan ada erupsi sehingga kita datang itu untuk menyemangati dan memastikan juga kondisi di sini aman," kata Kapolda.

Di kedua TPS yang hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi itu, Kapolda bersama Pangdam melihat proses pencoblosan dan menyempatkan diri berbincang langsung dengan warga terkait aktivitas Gunung Merapi.

"Tentunya di sini di luar Pilkada itu kan terus dilakukan pembinaan oleh Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Magelang dan terus mengikuti perkembangan dari pada Gunung Merapi sehingga warga sudah terbiasa jika ada peningkatan status. Jika harus mengungsi juga sudah terbentuk pola pengungsian sister village," lanjutnya.

Kapolda mengaku pada hari tenang menjelang pencoblosan pihaknya menemukan adanya pelanggaran, yakni kasus politik uang.

"Temanggung ada terjadi tadi malam dan sudah ditangani oleh Panwas di 10 lokasi," ungkapnya.

Meski demikian, secara keseluruhan hasil monitoring di sejumlah TPS di Jawa Tengah, suasana pencoblosan masih berlangsung lancar dan sesuai waktu yang ditetapkan KPU.

"Sampai dengan siang ini (pukul 12.00 WIB) semua laporan Kabupaten, Polres dan Kodim lancar. Rata-rata sudah mencapai 83 persen seluruh daerah. Ini tepat waktu. Diperkirakan jam 12 selesai tinggal menunggu jika ada yang di luar DPT," terangnya.

Sementara itu, terkait netralitas di jajarannya, dalam proses Pilkada kali ini, Kapolda menjamin hingga kini masih bersih, tidak ada laporan pelanggaran yang masuk. Namun, jika ditemukan, baik anggota TNI Polri akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Sudah jelas kita itu bisa dikenakan disiplin, kode etik. Kemudian kita juga dikenakan Undang Undang Pemilu. Sejauh ini belum ada (pelanggaran), kita sudah membuka akses kepada masyarakat apabila ada anggota TNI Polri (yang melanggar) bisa melaporkan ke Panwas di setiap desa, kecamatan, kabupaten ada, atau langsung lapor ke Polres, Kodim maupun Polda," pungkasnya.

Setelah melakukan peninjauan di TPS lereng Gunung Merapi ini rencananya Kapolda bersama rombongan akan melanjutkan ke Kabupaten Temanggung dan Banyumas.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar