BERITAMAGELANG.ID - Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Magelang seleksi Petunjukan Rakyat Jawa Tengah di Purbasari Pancuran Mas Kabupaten Purbalingga, Minggu (7/7).
Kegiatan Ini melibatkan 5 kelompok penyaji perwakilan dari FK Metra tingkat kota/kabupaten, termasuk Kabupaten Magelang, Wonogiri, Jepara, Brebes, dan Purbalingga.
Kesenian Ketoprak dan Soreng dari Kecamatan Ngablak ditampilkan FK Metra Kabupaten Magelang. Kegiatan yang diadakan di Purbalingga ini merupakan seleksi yang keenam.
"Karena soreng merupakan kesenian asli dari Kabupaten Magelang sekaligus mempromosikan kepada warga Jawa Tengah bahwa di Kabupaten Magelang ada kesenian yang sangat unik dan menghibur yang masih banyak masyarakat mengenalnya," kata Ketua FK Metra Kabupaten Magelang, Donny Eggers.
Hadir pula mendampingi kontingen, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Magelang, Yoga Agung Wardhani.
Petunjukan Rakyat di purbasari Pancuran Mas Kabupaten Purbalingga dibuka oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Saifulah. Ia mengatakan seleksi pertunjukan tahun ini ada 2 tema yang dapat disampaikan kepada masyarakat, yakni menangkal hoax dan mengokohkan kembali Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan kesatuan bangsa Indonesia.
"Prtunjukan rakyat FK Metra diharapkan mampu menjadi media alternatif untuk mengedukasi dan menyampaikan segala hal yang terkait dengan pembangunan yang ada di Jawa Tengah. Ada pesan-pesan sosial yang harus disampaikan.
Lebih lanjut Saifulah juga berharap Kominfo kabupaten atau kota untuk mensosialisasikan FK Metra kepada SKPD lain.
"Sinergitas dengan SKPD lain diperkuat agar kegiatas sosialisasi di Jawa Tengah semakin optimal, dan kepada peserta seleksi menang kalah itu biasa dalam kompetisi yang penting rekan-rekan semua telah berusaha menampilkan yang terbaik. Ke depan, masih banyak kesempatan untuk terus menyempurnakan penampilan agar makin baik dan berprestasi," ujarnya.
Hasil seleksi FK Metra Provinsi Jawa Tengah akan diumumkan kemudian melalui surat ke Kepala Dinas Kominfo kabupaten/kota masing-masing.
@kominfomagelang Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.
♬ original sound - kominfomagelang
1 Komentar