BERITAMAGELANG.ID - Suasana di Joglo Ngawen Dairy Farm, Muntilan mendadak hening saat puluhan orang tua menyimak materi parenting Islam, Rabu (22/7/2026). Menjadi orang tua di era modern diakui kerap menghadirkan tantangan emosional yang tidak ringan. Mengasuh buah hati butuh napas panjang, kelapangan dada, dan kesabaran yang tak terputus.
Dalam pemaparannya, Ustaz Erlan Iskandar sebagai narasumber menekankan, kesabaran bukanlah sifat yang hadir secara instan, melainkan hasil dari latihan dan pembiasaan yang terus-menerus (tashabbur). Langkah awal untuk menjadi orang tua yang bersabar adalah dengan mengenali serta mengantisipasi pemicu emosi.
"Kesabaran itu perlu latihan dan pembiasaan," ungkap Ustaz Erlan di hadapan para jemaah.
Ia juga mengutip ungkapan sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu yang mengibaratkan kedudukan sabar bagi keimanan layaknya kepala bagi tubuh. Tanpa kesabaran, keimanan seseorang akan sirna. Oleh karena itu, kepemimpinan dan keteladanan orang tua dalam mendidik anak hanya dapat diraih ketika mampu memadukan kesabaran dengan keyakinan yang mantap kepada Allah.
Suasana kajian terasa makin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Berbagai kerisauan hati orang tua membuncah ketika dihadapkan pada kenyataan anak usia remaja hingga dewasa yang mulai sulit diarahkan, terutama dalam menunaikan ibadah salat.
Salah seorang penanya, Sinta asal Mertoyudan, menyampaikan keluh kesahnya mengenai anak laki-lakinya yang berusia 24 tahun dan masih duduk di bangku kuliah.
"Saya saat membangunkan anak itu sulit, sampai waktu koma terjadi. Apakah kewajiban saya sebagai orang tua sudah gugur saat saya sudah memaksa? Karena kalau waktu kecil kan bisa saya gendong, saya tarik. Tapi kalau sudah gede gitu kan boyok saya enggak kuat, Ustaz," ungkap Sinta yang disambut tawa haru dari para jemaah.
Keluhan senada juga disampaikan oleh Olin Wafiqah dari Borobudur. Ia menyoroti kebiasaan anak dewasa yang kerap mengulur waktu salat akibat gawai.
"Usia anak saya itu sudah dewasa, tapi kalau disuruh salat selalu ngulur-ngulur waktu, ada aja alasannya. Padahal sebetulnya cuma pegang HP. Adakah kiat-kiat khusus agar anak bisa salat tepat waktu, terutama Subuh yang susahnya minta ampun untuk dibangunkan?" tanyanya.
Menanggapi keresahan para ibu tersebut, Ustaz Erlan memberikan pencerahan yang menenangkan sekaligus meluruskan cara pandang orang tua dalam mendidik. Ia menegaskan, tugas utama orang tua adalah mengingatkan dan menyampaikan, sedangkan hasil akhir sepenuhnya merupakan ranah Allah Subhanahu wa Ta'ala.
"Ibu-ibu perlu tahu bahwa tugas kita adalah mengingatkan dan menyampaikan. Adapun hasil, di tangan siapa? Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah tidak lihat hasilnya, tapi Allah lihat usaha kita. Kita enggak akan pernah bisa memasukkan hidayah untuk beramal pada diri anak kita," tegas Ustaz Erlan.
Ia lantas mengingatkan kisah Nabi Nuh 'alaihissalam yang anaknya tetap dalam kekufuran. Meskipun demikian, Nabi Nuh bukanlah sosok ayah yang gagal karena indikator keberhasilan dalam Islam diukur dari prosesnya, bukan sekadar hasil akhir.
Selain itu, Ustaz Erlan menekankan pentingnya membangun rasa cinta (mahabbah) kepada Allah sebelum memberikan berbagai perintah ibadah.
"Kaidah para ulama, Mahabbatullahi hiya asasul ibadah, rasa cinta kepada Allah itu adalah landasan, fondasi dalam beribadah. Kenapa anak kita kurang semangat mengerjakan salat? Berarti yang harus kita pertanyakan, sudah seberapa besar rasa cintanya kepada Allah?" paparnya.
Menurutnya, ketika anak sudah mengenali dan mencintai Rabb-nya, mereka akan menunaikan salat atas dasar kesadaran diri dan kerinduan hati, bukan lagi karena paksaan, ketakutan, atau sekadar formalitas.
Mengakhiri kajiannya, Ustaz Erlan mengajak para orang tua untuk terus memperbanyak doa dan memohon taufik kepada Allah agar dianugerahi hati yang lapang.

@kominfomagelang Scan. Bayar. Beres! 📲✨ Tax Gathering Kabupaten Magelang 2026 hadir dengan semangat baru! Diawali apresiasi untuk para wajib pajak terbaik 🏆, dilanjutkan Launching Trisula PAD dan implementasi pembayaran pajak daerah pakai QRIS di aplikasi e-SPTPD. Makin mudah, makin cepat, makin praktis! 🚀 #TaxGathering #Magelang #QRIS ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar