Olahraga Ringan Di Kantor Agar Tubuh Tetap Bugar

Dilihat 2737 kali
Olahraga ringan disela-sela kerja di kantor

HARI Olahraga Nasional merupakan peringatan penting pada bulan September. Bermula dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 9 - 12 September 1948. Penyelenggaraan PON tersebut merupakan bukti kepada dunia internasional bahwa Indonesia mampu melaksanakan kegiatan olahraga skala nasional walaupun baru merdeka. Oleh pemerintah, akhirnya tanggal 9 September ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional. Tema yang diusung tahun 2022 adalah "Bersama Cetak Juara". Rencananya perayaan akan digelar di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.


Olahraga adalah bentuk aktivitas fisik yang disengaja dan direncanakan mulai dari arah, tujuan, waktu dan lokasinya. Selain untuk diri sendiri, olahraga dapat bersifat kompetitif secara individu maupun kelompok untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan fisik seseorang seraya memberikan hiburan baik bagi pelaku maupun penonton.


Kesehatan dan olahraga merupakan dua hal yang saling berkaitan. Salah satu upaya agar tubuh menjadi sehat yaitu dengan berolahraga. Berbagai jenis olahraga berkembang seiring berjalannya waktu. Peminatnya juga semakin banyak bahkan olahraga telah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Hal ini juga didukung perkembangan teknologi untuk memudahkan olahraga serta membuat olahraga menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Mulai dari outfit bagi laki-laki maupun perempuan sesuai jenis olahraganya, peralatan dengan desain yang ergonomis serta unik hingga tempat olahraga yang representatif.


Manfaat olahraga bagi tubuh tentu sudah banyak diketahui dan dirasakan seperti memperlancar sirkulasi darah dan oksigen, menguatkan struktur tulang, menyehatkan organ tubuh bahkan menurunkan tingkat stress. Namun, kesadaran masyarakat berolahraga di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Menurut laporan Nasional Sport Development Index (SDI) 2021 yang dilakukan oleh Kemenpora, hanya 32.83% masyarakat Indonesia yang aktif berolahraga. Artinya, dari 100 orang hanya 33 orang yang rajin berolahraga. Hal ini menjadi salah satu penyebab Indonesia masuk 6 (enam) besar negara dengan penyakit tidak menular seperti jantung, hipertensi, ginjal, stroke, ISPA dan diabetes melitus.


Olahraga Bagi si Super Sibuk di Kantor


Seribu satu dalih menjadi alasan bagi pekerja kantoran untuk melewatkan olahraga. Mulai dari harus selalu stand-by di depan laptop atau komputer, dikejar deadline dan sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk. Padahal, untuk dapat bekerja dengan baik diperlukan tubuh yang fit dan konsentrasi penuh. Pekerjaan kantor biasanya menempatkan staf untuk duduk dalam jangka waktu yang lama di tempat dengan rutinitas yang sama. Akibatnya beberapa pekerja kantor mengeluhkan adanya nyeri pinggang, leher, punggung bahkan pada anggota tubuh lain karena kurang gerak. Jika sakit tidak dapat diatasi sendiri maka harus dilakukan penanganan di rumah sakit.


Tidak harus memiliki waktu luang untuk olahraga, namun meluangkan waktu secukupnya untuk olahraga termasuk saat di kantor dengan banyak aktivitas sangat berpengaruh bagi tubuh. Bagi si super sibuk, sebenarnya bisa kok melakukan olahraga ringan di kantor dengan berbagai jenis olahraga sederhana. Yuk kita simak olahraga apa saja yang bisa dilakukan di kantor:


1.    Peregangan Tangan


Peregangan tangan bisa dipilih sebagai olahraga ringan di kantor. Caranya sangat mudah. Letakkan tangan di atas pangkuan dengan satu telapak tangan telungkup di atas telapak tangan yang terbuka. Kedua lengan membentuk garis lurus dari siku ke siku. Geser sedikit kedua tangan, tekuk jari-jari dan kunci. Tarik sekuat mungkin dan usahakan ikatan jari tidak lepas. Gerakan sederhana ini dapat memperkuat otot bahu, dada, bisep.


2.    The Shoulder Shrug


Gerakan ini dimulai dari duduk tegak di kursi. Angkat bahu setinggi telinga sambal menarik napas dalam, tahan beberapa saaat kemudian hembuskan perlahan sambal mengembalikan ke posisi semula. Lakukan berulang agar bahu lebih nyaman.


3.    Peregangan Trisep


Angkat satu lengan dan tekuk hingga mencapai tulang belikat. Gunakan tangan yang lain untuk menarik siku. Tahan selama kurang lebih delapan detik lalu bergantian dengan lengan yang satunya.


4.    Squat


Pastikan kursi yang kita duduki stabil. Bila merupakan kursi statis, maka kunci kursi terlebih dahulu. Lakukan gerakan duduk berdiri secara berulang. Selain itu dapat dikombinasikan dengan lunge, yaitu menekuk lutut ke depan, kaki yang satunya diposisikan ke belakang. Menurut penelitian dari Johnston et.all 2018, latihan squat duduk berdiri secara teratur selama 3 (tiga) menit per 8 (delapan) jam dapat mengurangi risiko nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP).


5.    Jalan Kaki


Tidak harus berkeliling kantor untuk bisa jalan kaki. Langkah ringan dapat dilakukan agar tidak terus di belakang meja. Sesekali berjalan ke pantry atau ke ruangan yang lain dalam kantor. Bila hanya bisa di ruangan saja, lakukan gerakan jalan bolak-balik sudah cukup.


6.    Angkat Beban


Dumble kecil dapat diletakkan di ruangan dan sesekali bisa digunakan di sela-sela waktu. Karena bentuknya kecil maka lebih praktis dan tidak harus pergi ke pusat kebugaran. Selain membuat badan tetap aktif, angkat beban juga membantu menjaga otot serta meningkatkan kepadatan tulang.


Gerakan-gerakan di atas mudah dan ringan untuk dilakukan di kantor. Setidaknya, hanya perlu meluangkan waktu beberapa menit untuk olahraga tersebut setiap hari. Jika dilakukan secara rutin, maka tubuh menjadi lebih fit dan tidak mudah lelah, bekerja juga makin semangat. Kita bisa menjadi juara melawan berbagai penyakit yang ada di sekitar kita. Yuk olahraga!



Fajar Nur Farida, S.E, MPH

Administrator Kesehatan Muda RSUD Muntilan Kab. Magelang

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar