Meski Lereng Gunung, Banyak UMKM Berkembang di Windusari

Dilihat 3921 kali
Camat Windusari, Tito Lestianto memberikan sambutan pada Kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Selasa (27/9/22)

BERITAMAGELANG.ID - Meskipun Kecamatan Windusari berada di daerah lereng gunung, jumlah usaha atau UMKM nya cukup banyak. Camat Windusari, Tito Lestianto mengatakan di wilayah Kecamatan Windusari terdapat usaha penyuplai ketela ke daerah Jawa Barat. Banyak juga pengusaha dari Solo mengambil madu dari daerah Windusari. Tak hanya itu, terdapat kopi dan jeruk lemon yang juga sedang diperjuangkan oleh warga Kecamatan Windusari, dan masih banyak lagi UMKM di Kawasan Kecamatan Windusari.


Dengan banyaknya jumlah UMKM di Kecamatan Windusari, perlu ada legalitas atas izin usahanya. Maka dari itu, DPMPTSP Kabupaten Magelang mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis perizinan berusaha berbasis risiko di aula Kecamatan Windusari. Para kades, anggota PKK, PKH dan pelaku usaha UMKM dengan seksama menerima informasi perizinan berusaha berbasis risiko. Kegiatan dibuka oleh Camat Windusari, Tito Lestianto.


"Dengan adanya sosialisasi ini akan bermanfaat bagi kita semua sebagai pelaku usaha di Kecamatan Windusari serta mendapat informasi apalagi di dunia yang serba IT, kita perlu untuk menyesuaikan diri." ucap Tito.


Tito berharap masalah-masalah perizinan terpecahkan serta terjawab dan kepala desa bisa  menularkan kepada masyarakat bahwa izin itu tidak sulit dan akan mendapat banyak manfaat dengan adanya izin.


Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Magelang, Suharno juga mendorong para peserta yang mengikuti sosialisasi untuk mengurus perizinannya serta meneruskan informasi kepada masyarakat lain. Karena dengan mengurus perizinan, maka berarti juga akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.


Narasumber lain yang dihadirkan yaitu Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Magelang, Joko Sudibyo dan Laily Nur Hidayati sebagai narasumber teknis OSS RBA.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang