BERITAMAGELANG.ID - Umat Buddha menggelar upacara pengambilan Api Abadi, Minggu (27/05). Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Hartati Murdaya mengatakan prosesi pengambilan Api Abadi merupakan salah satu rangkaian prosesi menjelang hari Raya Waisak.
"Para bhante, bikhu, dan seluruh umat Buddha akan membacakan
doa pada hari ini, hal ini bertujuan untuk menghilangkan sifat sang ego, sifat
keakuan, serta sifat kebodohan, untuk nantinya melanjutkan upacara Waisak di
Candi Agung Borobudur," kata Hartati.
Api Abadi diambil dari Merapen Grobogan diarak menuju Candi Mendut
dan disemayamkan di dalamnya. Selanjutnya umat Buddha melakukan upacara ritual
api alam Tri Suci Waisak 2562 BE, serta Puja Bhakti yang dipimpin Bhante Hong
Shin, dan diikuti oleh para Sangha, rohaniawan, beserta majelis-majelis agama
Buddha.
"Api merupakan sarana puja dan melambangkan suatu penerangan yang
mampu menerangi umat dalam segala langkah di kehidupan. Penerangan ini
merupakan gambaran sang Buddha yang menerangi umat manusia menuju jalan yang
benar," lanjutnya.
Sedangkan, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Supriyadi
sangat mengapresiasi seluruh umat Buddha dan majelis agama Buddha Indonesia
yang telah menyelenggarakan prosesi Hari Raya Waisak 2562 BE.
"Kita berharap, semoga perayaan Waisak tahun 2018 ini bisa
membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua," harapnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar