BERITAMAGELANG.ID - Kasi Brantas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang, AKP Eko Sumbodo mengatakan, Desa Kalinegoro menjadi salah satu desa yang agak rawan terkait peredaran narkoba.
"Beberapa minggu yang lalu tim kami mengamankan pengedar narkoba obat jenis G di Kalinegoro, hal tersebut membuat desa ini dalam pengawasan," ucap Eko, dalam kegiatan Sosialisasi Kegiatan Remaja Anti Narkoba, Say No To Drugs, Pemerintah Desa Kalinegoro, Selasa (19/11) malam di Balai Desa Kalinegoro.
Dalam kesempatan tersebut Eko menyampaikan materi terkait dengan bahaya narkoba yang berpotensi mengancam semua strata sosial masyarakat.
âKenapa banyak penyalahgunaan narkoba, karena barang tersebut enak, namun efeknya buruk untuk tubuh," papar Eko.
Di samping menyampaikan bahaya narkoba, Eko juga berpesan terkait event Pilkades yang sedang berjalan di Desa Kalinegoro, agar tidak ada penggunaan narkoba dalam proses Pilkades.
"Ini menjelang tahapan kampanye Pilkades, harapannya jangan ada narkoba dan miras, sehingga Pilkades tetap kondusif," tandas Eko.
Ketua Panitia Pilkades Desa Kalinegoro, Bagyo Harsono, menyampaikan, dalam sosialisasi tersebut juga turut mengundang calon kepala desa.
"Selain perwakilan warga biasa, juga turut diundang calon kepala desa, agar dapat mendukung program anti narkoba ini," ucap Bagyo.
@kominfomagelang Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar