Hari ini, 12 Ribu Penari Soreng Siap Pecahkan Rekor MURI

Dilihat 2895 kali
Ribuan penari Soreng bersiap Pecahkan Rekor MURI Seni (28/10/2019).

BERITAMAGELANG.ID - Secara bergelombang, Senin (28/10/2019) para penari soreng mulai berdatangan di sekitar Kota Mungkid Kabupaten Magelang. Sedikitnya 12 ribu penari Soreng itu akan mencetak sejarah yang tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).


Ketua harian Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kabupaten Magelang, Mul Budi Santoso mengatakan hingga hari ini, Senin (28/10/2019) sebanyak 12.575 penari soreng sudah mendaftar. Mereka siap tampil kolosal untuk memecahkan rekor Muri.


"Jumlah itu berpotensi bertambah. Karena beberapa sanggar partispasi ada yang mendaftar hari ini," kata pria yang akrab disapa Bodrek ini.


Tari Soreng merupakan sebuah tarian keprajuritan yang menceritakan tentang Haryo Penangsang dan Patih Ronggo Metahun di sebuah kadipaten Jipang Panulon beserta para prajuritnya, diantaranya Soreng Rono, Soreng Rungkut dan Soreng Pati.


Saat ini tarian soreng terus berkembang dengan gerak dan irama yang dinamis.


"Dasar tarian soreng masih tetap, hanya saja kareografi alami perubahan sehingga bisa dinikmati oleh generasi milenial," lanjut Bodrek.


Tari soreng, menurut Bodrek tumbuh subur di wilayah lereng Gunung Andong dan Merbabu.


"Dari Kecamatan Grabag sekitar 400 siswa umum 100 penari lebih. Sedangkan dari Ngablak sebanyak 600 siswa, dan 300 orang penari," papar Bodrek.


Dari pantauan BeritaMagelang id, semua persiapan sudah dilakukan. Hajatan besar yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang ini akan dihadiri Bupati Magelang Zaenal Arifin beserta jajaran Forkompimda.


Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Slamet Achmad Husein, memastikan jika semua persiapan telah dilakukan.


"Harapannya lancar dan rekor Muri terpecahkan," tegas Husein Singkat.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang