BERITAMAGELANG.ID - Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, membagikan sembako kepada warga kurang mampu, yang terdampak Covid-19. Pembagian sembako tersebut dilaksanakan melalui Unit Pengelola Kegiatan (UPK).
Unit Pengelola Kegiatan (UPK) ini semacam koperasi, yang mana dulunya bentukan dari PNPM Mandiri.
âYang dibagikan 2.000 paket sembako, kepada 2.000 warga kurang mampu di Kecamatan Mungkid," ucap Camat Mungkid, R. Anta Murpuji, Senin (20/4/2020).
Anta menyebutkan penyaluran sembako dilakukan dua hari pada 20 dan 21 April. Dimana pada hari pertama sembako diambil dari Kantor Kecamatan Mungkid ke dusun-dusun, kemudian hari kedua diserahkan kepada warga penerima.
Paket sembako terdiri dari beras 5 kg, mie instan 5 bungkus, dan kecap.
âHarapannya kegiatan sosial ini bisa merangsang pengusaha atau warga yang punya rezeki berlebih untuk saling berbagi dan peduli, karena dampak dari covid luar biasa," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Badan Koordinasi Antar Desa Kecamatan Mungkid, Wahyu Endarto, menuturkan, bantuan tersebut ditujukan kepada warga yang belum tertampung dalam program bantuan pemerintah, seperti PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Basis Data Terpadu.
Untuk menambal bagi warga yang belum mendapatkan bantuan dari program pemerintah. Permodalan PNPM Mandiri bisa diserap masyarakat.
âSehingga pada keadaan seperti ini bisa diandalkan. Bantuan ini menggunakan surplus keuntungan koperasi, 10 persen dari surplus. Tidak hanya khusus nasabah, tetapi juga masyarakat yang layak mendapatkan. Di luar yang sudah tercover bantuan pemerintah," ungkap Wahyu, yang juga menjabat Wakil Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Mungkid dan Kepala Desa Gondang Mungkid.
@kominfomagelang Mengenakan pakaian adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Setda Kabupaten Magelang, Sabtu (2/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Mupati Magelang Sahid dan diikuti seluruh ASN secara langsung dan virtual melalui platform Zoom. Wabup mengatakan dalam momen hari pendidikan nasional ini Pemkab Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dari segi pembiayaan dan kesejahteraan guru. Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani pakta integritas seleksi penerimaan murid (SPMB) baru oleh wakil bupati Magelang, Forkopimda serta para kepala perangkat daerah terkait.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar