Pemkab Magelang Kaji Pemberlakuan WFH. Bupati: Jangan Sampai Ganggu Layanan Masyarakat

Dilihat 102 kali
Bupati Magelang saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa bersama Forkopimda di Aula Kecamatan Borobudur, Selasa (7/4/2026).

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang tengah mengkaji pemberlakukan Work From Home (WFH) bagi ASN. Hal tersebut dilakukan supaya pelayanan masyarakat tidak terganggu saat pemberlakuan WFH.

Demikian diungkapkan Bupati Magelang, Grengseng Pamuji saat dikofirmasi usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa bersama Forkopimda di Aula Kecamatan Borobudur, Selasa (7/4/2026).

Bupati menegaskan saat ini sedang dikaji pemberlakukan WFH tersebut supaya pelayanan masyarakat tidak terdampak akibat dari efiseinsi tersebut.

"Kita kaji dulu kita rumuskan, jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu akibat dampak dari WFH ini, misal nanti kantor kecamatan tutup padahal mereka bertugas melayani masyarakat," jelas Grengseng.

Bupati menilai beberapa sektor yang perlu dikaji diantaranya beberapa kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung pada masyarakat. Sehingga akan mengurangi penggunaan bahan bakar di kalangan ASN sendiri karena beberapa kegiatan dipangkas.

"Kita kaji dulu, kita rumuskan bentuk efisiensinya seberapa, pada intinya Work Form Home (WFH) itu spirit efisiensi. Pemda sepakat dengan itu dan kita baru mengkaji bagaimana membangun penataan anggaran yang efisien," lanjut bupati.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji memastikan pelayanan masyarakat akan tetap berjalan dan tidak berdampak meskipun pemerintah saat ini tengah mengkaji pemberlakuan efisiensi.

"Kita akan mengefisiensi tapi tidak mengurangi dampak yang nanti akan sampai pada masyarakat," tutupnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar