BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan partisipasi publik untuk menjaga stabilitas sosial politik di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, termasuk maraknya penyebaran hoaks serta kenakalan remaja.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Magelang, Sahid, saat membuka Forum Komunikasi Sosial Politik bertema "Mewujudkan Stabilitas Sosial Politik Melalui Kolaborasi, Komunikasi, dan Partisipasi Publik" yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang di Omah Budur, Borobudur, Kamis (30/7/2026).
Sahid menegaskan, stabilitas sosial dan politik merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan optimal.
"Stabilitas sosial dan politik bukan sesuatu yang terjadi dengan sendirinya. Ini adalah fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, menjaga kondusivitas menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Magelang menerapkan tiga strategi utama dalam membangun daerah, yakni memperkuat kolaborasi lintas sektor, membuka ruang komunikasi yang inklusif dan transparan, serta mendorong partisipasi publik yang bermakna dalam setiap proses pembangunan.
Ia menekankan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Keterlibatan akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan politik.
Dalam kesempatan itu, Sahid juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menyaring informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi kerap menimbulkan persepsi seolah kondisi bangsa sedang tidak kondusif, padahal situasi di Kabupaten Magelang relatif aman dan damai.
"Mari kita bijak membaca dan menyebarkan informasi. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya, jangan sampai kita ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar," pesannya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga etika dalam berpolitik dengan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok.
"Berpolitiklah secara santun. Tujuan utama politik adalah menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bukan memecah belah," tegasnya.
Selain isu sosial politik, Sahid menyoroti meningkatnya kenakalan remaja di Kabupaten Magelang. Ia menyebut kasus tawuran yang melibatkan pelajar dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana saling menantang perlu menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, pengawasan orang tua, masyarakat, serta tokoh-tokoh di lingkungan masing-masing sangat dibutuhkan untuk mencegah semakin maraknya kekerasan di kalangan remaja.
"Kita semua harus peduli terhadap lingkungan. Jika ada anak-anak yang berkeliaran malam hari atau menunjukkan gejala perilaku menyimpang, mari bersama-sama mengingatkan dan melibatkan orang tuanya. Kepedulian masyarakat menjadi kunci menjaga Kabupaten Magelang tetap aman dan nyaman," ujarnya.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan pada Kesbangpol Kabupaten Magelang, Sri Tumini mengatakan, forum tersebut menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan dialog antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas sosial politik daerah.
Forum diikuti 50 peserta yang berasal dari ketua dan pengurus organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Magelang. Selain meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya stabilitas politik bagi pembangunan daerah. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi, mendorong partisipasi publik, serta menghasilkan berbagai rekomendasi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar