BERITAMAGELANG.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di kediaman K.H. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghimpun data ekonomi yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah.
Pendataan dilakukan oleh Petugas Pendataan Lapangan (PPL), Nailin, didampingi Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono. Kehadiran Kepala BPS dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan sensus sekaligus memastikan proses pendataan berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.
Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono mengatakan, pendataan di kediaman Gus Yusuf memiliki makna strategis karena melibatkan salah satu tokoh agama yang memiliki pengaruh luas di Kabupaten Magelang.
"Kami sengaja melibatkan Gus Yusuf sebagai salah satu tokoh agama di Kabupaten Magelang. Beliau memiliki peran penting di tengah masyarakat sehingga kami berharap dapat menjadi teladan dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Partisipasi para tokoh diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memberikan data yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas BPS," ujar Kus Haryono.
Menanggapi hal tersebut, Gus Yusuf menyampaikan apresiasinya kepada BPS Kabupaten Magelang atas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang jujur, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran demi kemajuan Kabupaten Magelang," tutur Gus Yusuf.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kabupaten Magelang berupaya memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi dan karakteristik kegiatan usaha di Kabupaten Magelang. Data yang dihimpun akan menjadi referensi penting dalam perencanaan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran di tingkat daerah maupun nasional.
BPS Kabupaten Magelang mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas BPS. Partisipasi aktif seluruh responden menjadi kunci dalam mewujudkan data statistik ekonomi yang akurat guna mendukung perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan yang lebih efektif pada masa mendatang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar