Antisipasi Bencana, Pemkab Magelang Gelar Apel Pasukan Dan Peralatan

Dilihat 1015 kali
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto didampingi Kalakhar BPBD Kabupaten Magelang dan jajaran Forkompimda saat meninjau kesiapan personil dan peralatan kebencanaan.

BERITAMAGELANG.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang bersama jajaran Forkompimda menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Dalam Rangka Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kabupaten Magelang, yang dilaksanakan di halaman Setda Kabupaten Magelang, Rabu (16/11/2022).

Bupati Magelang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto menyampaikan melihat kondisi geografis Kabupaten Magelang yang di kelilingi oleh pegunungan dan perbukitan akan sangat berpotensi terjadinya bencana Hidrometeorologi pada saat musim penghujan seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

"Dari laporan data kebencanaan yang kami terima, telah terjadi bencana angin kencang sebanyak 238 kejadian, bencana banjir 9 kejadian dan untuk tanah longsor 219 kejadian, yang mana 14 kali kejadian tanah longsor terjadi di bulan November 2022 ini," beber Adi Waryanto.

Menurutnya, kegiatan Apel Gelar Pasukan dan Perlengkapan Penanggulangan Bencana ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dan OPD terkait dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman bencana.

"Tim yang solid dan perlengkapan yang layak akan berpengaruh pada penanganan bencana yang lebih baik, sehingga kami memandang apel ini sangat penting untuk dilaksanakan, demi optimalnya penanggulangan bencana di Kabupaten Magelang," katanya.

Adi juga berharap, semangat gotong royong harus terus digelorakan untuk meningkatkan kualitas penanganan bencana dengan bersinergi, berkolaborasi dan bekerjasama demi mewujudkan Kabupaten Magelang yang tangguh dalam menghadapi bencana.

Sementara, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono melaporkan peserta apel gelar pasukan dan peralatan penanggulangan bencana Kabupaten Magelang Tahun 2022 kali ini sebanyak 350 orang yang terdiri dari unsur TNI dan Polri, OPD terkait kebencanaan, komunitas relawan se-Kabupaten Magelang.

"Kami laporkan pula peralatan dan kendaraan operasional dalam penanggulangan bencana, antara lain Truck, Ambulance, Alat Berat, Kendaraan Operasinal lainnya, Peralatan Rescue, dan Peralatan operasional kebencanaan lainnya," papar Edi.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar