BERITAMAGELANG.ID - Atraksi Barongsai dipentaskan di Atrium Hall Artos Mall, Selasa (19/02) malam oleh Sasana Barongsai Singa Emas dari Klenteng LIONG HOK BIO Magelang. Para pengunjung disambut meriah dengan penampilan Barongsai dari Sanggar Tari Cipta Citra. Dilanjutkan dengan aksi Barongsai yang memainkan atraksi meja dengan kompak dan memukau.
Atraksi Barongsai memeriahkan Festival Cap Go Meh yang menandai hari ke 15 dan hari terakhir dari rangkaian peringatan Tahun Baru Imlek. Perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas kaum migran Tionghoa yang tinggal di luar China berlangsung pada awal Februari lalu.
"Harapannya, dengan digelarnya atraksi Barongsai ini dapat memberikan hiburan khusus kepada masyarakat terkait akulturasi budaya khas Tionghoa dengan masyarakat di Magelang," ujar Event & Promotion Head Artos Mall, Hendry Purnomo.
Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien, bila diartikan secara harafiah bermakna 15 hari atau malam setelah Imlek. Barongsai & Liong tak bisa dilepaskan dalam perayaan Cap Go Meh, termasuk tahun ini.
"Dewa Uang juga dihadirkan menyisir area Atrium, menyapa para pengunjung dan membagikan angpao kepada anak-anak. Dewa Uang atau Cai Shen sendiri merupakan Dewa kekayaan, harta, atau rezeki dalam mitologi Tiongkok. Cai Shen dipuja sebagai Dewa dalam kepercayaan tradisional masyarakat Cina, Taosisme, dan agama Buddha," kata Hendry.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar