BERITAMAGELANG.ID - Capaian layanan air minum di Kabupaten Magelang sampai dengan tahun 2018 mencapai 86,79%, sedangkan capaian akses sanitasi layak sampai dengan saat ini mencapai 85,64%.
Demikian disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bappeda dan Litbangda, Sugiyono dalam Sosialisasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Pendopo Soepardi Kota Mungkid, Kamis (26/9).
Menurut Sugiyono, Pemerintah Kabupaten Magelang memperhatikan kondisi mata air dan air tanah yang terbatas, dan kebutuhan air yang besar untuk kepentingan lainnya seperti kebutuhan air untuk irigasi pertanian. Diharapkan dalam penggunaan air dapat dimusyawarahkan secara baik dan tetap mengacu pada peraturan perundangan yang ada.
"Komitmen pemerintah begitu besar untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar air minum dan sanitasi masyarakat Indonesia dan lebih dari itu, sebagian besar diantaranya memenuhi standar pelayanan minimum," kata Sugiyono.
Air minum dan sanitasi adalah layanan dasar yang pemenuhannya bukan sekadar akan meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup, tetapi pada juga meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Untuk mendukung komitmen tersebut, Pemerintah pusat telah melaksanakan beberapa Program/Kegiatan dalam penyediaan sarana air minum dan sanitasi, yang salah satunya adalah PAMSIMAS," lanjutnya.
Program PAMSIMAS di Kabupaten Magelang berperan menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non-fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas.
"Selain infrastruktur air minum dan sanitasi, hasil Pamsimas adalah kemampuan masyarakat dan pemerintah desa untuk pengelolaan dan pengembangan sarana air minum dan sanitasi," imbuhnya.
Program PAMSIMAS III merupakan program yang berkelanjutan dan dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat melalui pelibatan masyarakat dan pendekatan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti Camat, Kepala Desa Program PAMSIMAS dan Tim Fasilitator Masyarakat.
@kominfomagelang Pemerintah Kabupaten Magelang secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 81 di halaman Setda Kabupaten Magelang, Rabu (20/5/2026). Pelepasan kloter terakhir tahun ini dipimpin oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid. Sebanyak 254 jemaah diberangkatkan menggunakan delapan armada bus menuju Asrama Haji Donohudan. Kloter 81 dikenal sebagai kloter “sapu jagad” karena menggabungkan jemaah asal Magelang dengan jemaah dari sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Diharapkan seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. #haji #magelang #anyargress ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar