BERITAMAGELANG.ID - Ratusan warga dari berbagai wilayah di lereng barat Gunung Merapi Kabupaten Magelang antusias mengikuti layanan skrining dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar oleh dinas kesehatan setempat.
Koordinator CKG Puskesmas Srumbung, Sila Permatasari mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif pemerintah dalam mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta penyakit menular seperti TBC.
Sebanyak sepuluh petugas medis dari Puskesmas Srumbung diterjunkan dalam Program Gerakan Mobile Pelayan Kesehatan Terintegrasi dan Terpadu atau disingkat Gerobak Rindu.
"Kegiatan ini kita akan menyasar semua desa di Kecamatan Srumbung, ada 17 desa," kata Sila saat kegiatan di Kantor Balai Desa Nglumut, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, dalam program ini masyarakat mendapat pelayanan beragam mulai dari pengukuran berat badan hingga konseling gizi dan imunisasi.
Kegiatan Gerobag Rindu Puskesmas Srumbung akan berlangsung hingga akhir 2026.
Ia menambahkan, jika ada warga yang ditemukan berpenyakit dan butuh pelayanan lanjutan maka tim medis akan merujuk pasien ke rumah sakit.
"Jadi dari hasil pemeriksaan ini jika ditemukan permasalahan kesehatan nanti kita rujuk ke Puskemas maupun ke pusat pelayanan kesehatan lainnya," ungkapnya.
Salah satu lokasi kegiatan Gerobag Rindu menyasar warga yang bermukim di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Erupsi Gunung Merapi wilayah Desa Nglumut Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang.
Sejak pagi warga berbondong-bondong mendatangi aula balai desa setempat. Bahkan mereka rela berjalan kaki dan mengantre guna mendapat program CKG ini.
Kepala Desa Nglumut, Imron Suheri mengungkapkan, bagi warga, program pemerintah Gerobag Rindu ini sangat membantu khusunya dalam mendeteksi dini penyakit tidak menular yang mereka derita maupun dalam peningkatan kesehatan rumah tangga.
"Ini sangat besar manfaatnya, dan penting sekali karena deteksi dini kategori penyakit tidak menular mengingat sekarang banyak keluhan dari warga masyarakat terkait penyakit tidak menular," ujar Imron.
Menurut Imron, program Gerobag rindu ini selain gratis, syarat yang diberlakukan juga mudah yakni hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Maka, lanjutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mereka tidak terkecuali lansia rela berjalan kaki dari rumah karena didorong kebutuhan akan pelayanan kesehatan yang terjangkau.
"Ini kesadaran, karena tadi kita lihat di jalan banyak sekali yang sepuh (lansia), mereka meluangkan waktu sampai jalan kaki dari rumahnya. Karena saking mereka merasa butuh," ungkapnya.
@kominfomagelang ASN diimbau menyisihkan sebagian penghasilan dari tunjangan untuk berbelanja di warung tetangga (Blonjo Warung Tonggo). Gebrakan ini menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Magelang untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat. Gimana menurut kamu? #anyargress #blonjowarungtonggo #saptacipta #makmurrakyate
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar