BERITAMAGELANG.ID - Tim pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam mencegah kekerasan seksual melalui literasi kesehatan reproduksi sejak dini.
Ketua Pengabdian Masyarakat Poltekkes Jogja, Niken Meilani menekankan, pemahaman mengenai tubuh dan privasi adalah bentuk perlindungan nyata.
''Pendidikan seksualitas pada anak usia dini bukan hal tabu, melainkan cara agar anak memahami bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh orang lain. Kita ingin mereka punya keberanian untuk berkata 'tidak' dan melapor jika merasa tidak nyaman,'' tegas Dr. Niken.
Ia menambahkan, peran orang tua juga krusial karena jika bukan dari lingkungan terdekat, anak berisiko mencari informasi dari sumber yang salah.
Pendongeng nasional, Damar Arifin memberikan sentuhan kreatif dalam penyampaian pesan sensitif. Menurutnya, teknik bercerita dapat menghilangkan kesan kaku saat berbicara mengenai perlindungan diri.
"Literasi bukan sekadar mengeja kata, tapi membangun imajinasi. Melalui teknik dongeng yang tepat, pesan perlindungan diri akan masuk ke memori bawah sadar anak tanpa membuat mereka merasa takut atau bingung," ujar Kak Damar di hadapan para guru.
Camat Sawangan, Yusuf Ari Wibowo menyambut hangat inisiatif ini. Ia menilai edukasi kesehatan dan pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang sangat mendesak bagi masyarakat Sawangan.
''Saya berterima kasih kepada Poltekkes Jogja. Harapan saya, para guru yang hadir hari ini bisa memahami materi dengan mendalam dan nanti bisa mentransfer pengetahuan itu kepada anak-anak ataupun orang tua wali murid di desa masing-masing,'' ujar Yusuf.
Sebagai bentuk dukungan fisik, Dr. Niken Meilani menghibahkan buku karya inovasinya, "Seri Pendidikan Seksualitas pada Anak" kepada perpustakaan di 15 desa di Kecamatan Sawangan. Hibah buku ini diharapkan menjadi sarana bagi kader PKK dan guru untuk terus memberikan pendampingan yang berkelanjutan bagi keamanan anak-anak di Magelang.

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar