Investasi Emas dan Berangkat Umroh Lebih Mudah Lewat Koperasi Simpan Pinjam

Dilihat 74 kali
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Magelang, Edi Wasono melaunching produk eMas BIMA dan program Pembiayaan Talangan Umroh.

BERITAMAGELANG.ID - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Magelang,  Edi Wasono secara resmi melaunching produk unggulan, yakni eMas BIMA dan program Pembiayaan Talangan Umroh, oleh Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Bina Insan Mulia (KSPP Syariah BMT BIMA), Magelang, Sabtu (11/4/2026).

"Kami mengapresiasi dua program tersebut, yakni eMas BIMA dan Pembiayaan  Talangan Umroh," kata Edi Wasono saat membuka  RAT KSPP Syariah BMT BIMA Tutup Buku Tahun 2025, bertajuk "Penguatan, Kemandirian dan Daya Saing" di Hotel Puri Asri dan Resort Kota Magelang.

Menurut Edi Wasono, perkembangan KSPP Syariah BMT BIMA ini sangat bagus, karena programnya sangat membantu perkembangan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di bidang usaha UMKM. Selain itu, dua produk baru yang diluncurkan merupakan inovasi yang sangat bagus untuk membantu umat, seperti Pembiayaan Talangan Umroh.

"Tentunya, kedua produk pembiayaan ini diadakan sebagai upaya mengakomodir kebutuhan anggota sesuai tren yang berkembang,  yaitu investasi emas dan keinginan tinggi masyarakat untuk melaksanakan ibadah umroh, mengingat antrean haji yang semakin lama," ungkapnya.

Ketua Pengurus KSPP Syariah BMT BIMA, Khotib Anshori menyampaikan, di tahun 2025 KSPP Syariah BMT BIMA mampu meningkatkan kinerjanya.

"Salah satunya dibuktikan melalui pertumbuhan dana simpanan anggota yang dikelola naik sebesar 5,63 persen, serta kenaikan pembiayaan yang diberikan kepada anggota sebesar 7,37 persen dari tahun sebelumnya," jelasnya.

Hal ini, lanjutnya, menunjukkan tingkat kepercayaan anggota yang semakin tinggi, serta kemandirian dalam pengelolaan keuangan. Dan sebagai bentuk profesionalisme dalam menjalankan manajemen keuangan tersebut, KSPP Syariah BMT BIMA juga selalu diaudit oleh auditor eksternal dan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain aktivitas yang bersifat profit oriented, BMT BIMA juga bergerak di bidang sosial melalui Baitul Maal BIMA, dengan menghimpun dana zakat, infak, shodaqoh serta wakaf untuk disalurkan ke berbagai aktivitas seperti bantuan beasiswa pendidikan, pembagian paket sembako, pembiayaan kebajikan untuk dhuafa dan pemberdayaan anggota melalui komunitas Membangun Keluarga Utama (MKU).

"Dengan pencapaian kinerja keuangan, dan pelaksanaan program kerja di tahun 2025, KSPP Syariah BMT BIMA bersama kekuatan stakeholder yang ada berupaya untuk lebih mandiri, agar mampu bersaing di kancah perekonomian secara umum, dan ekonomi syariah pada khususnya," jelasnya.

Sedangkan pembiayaan talangan umroh, anggota terlebih dahulu mendaftarkan ke biro Perjalanan Umroh sebagai syarat untuk memanfaatkan program tersebut.

"Jadi dana talangan umroh ini bisa diangsur selama dua tahun, dan besarannya bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial," jelasnya.

Pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXX tutup buku tahun 2025, dengan tema tersebut KSPP Syariah BMT BIMA, berupaya untuk membangun kekuatan internal melalui peran anggota, pengurus, dan pengelola agar terbentuk kemandirian secara kelembagaan,  sehingga mampu memliki daya saing dengan lembaga keuangan lainnya, dan ada Gebyar Promo termasuk pembagian doorprize yang menarik.

Seorang nasabah KSPP Syariah BMT BIMA asal Kecamatan Mungkud, Kabupaten Magelang, Bambang Purnomo mengaku sangat terbantu dalam menjalankan usahanya.

"Saya hampir 20 tahun bergabung dan merasakan manfaatnya dalam kebutuhan keuangan untuk menunjang usaha. Bahkan saat ini, sudah tidak lagi pinjam modal, tetapi sudah menginvestasikan dana keuntungan untuk BMT BIMA," ujarnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar