BERITAMAGELANG.ID - Komunitas Peduli Covid-19 Muntilan, kembali membagikan sembako berupa beras dan mie instan kepada warga terdampak di wilayah tersebut, Sabtu (16/5/2020).
Pembagian beras tersebut dilaksanakan di beberapa dusun, diantaranya Ketaron, Ngadiretno, Ponggol, Semaken, Bintaro, Ngadisalam, Sabrang, Kuthan, Kadirojo, Nggupit, Koplak, Pepe, Wonolelo dan Tlatar.
"Pada periode ini sejumlah 13 dusun menjadi sasaran bantuan, menindaklanjuti 21 dusun pada seminggu lalu," ucap salah satu anggota komunitas tersebut, Archadius Eddyatmoko.
Komunitas Peduli Covid-19 Muntilan, yang sebagian besar beranggotakan warga Tionghoa Pecinan Muntilan ini, selain memberikan sumbangan bantuan melalui komunitas, juga diedarkan secara individual oleh anggotanya.
"Periode 1 dan 2 ada 40 titik. Sebelum 2 periode ini sebetulnya sudah banyak titik yang kami lakukan tapi tidak bersama tim atau komunitas," papar Moko, panggilan akrabnya.
Moko menambahkan, kegiatan serupa masih akan dilakukan, dengan melihat kondisi dan situasi.
"Kemungkinan bisa dilaksanakan setelah lebaran," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu Kepala Desa Tamanagung Muntilan, Imam Sampurno, berterima kasih atas kepedulian kepada warganya yang terdampak Covid-19.
"Sebagai salah satu desa, yang dusunnya menerima bantuan dari Komunitas Peduli Covid-19 Warga Muntilan, kami ucapkan terima kasih," tutur Imam.
@kominfomagelang Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar