Pelajar Kabupaten Magelang Bisa Naik Angkutan Umum Gratis

Dilihat 2706 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang kini memiliki Angkutan Pelajar Aman (APA). Pelajar Kabupaten Magelang bisa mengakses fasilitas umum ini gratis. Bupati Magelang Grengseng Pamuji berharap, program ini mampu menciptakan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak, terutama yang tinggal di wilayah terpencil.


Grengseng Pamuji mengatakan Program ini diinisiasi untuk memperluas akses pendidikan dan menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) khususnya di wilayah pedesaan yang terdampak kemiskinan ekstrem.


"Program ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk menjawab tantangan rendahnya akses pendidikan di desa-desa. Dengan memanfaatkan angkutan pedesaan yang sudah ada, kami berharap tidak ada lagi anak yang putus sekolah hanya karena kesulitan transportasi," ujar Grengseng saat meluncurkan program APA dalam Festival Doland yang digelar di Area Marga Utama Candi Borobudur, Sabtu (12/7/2025).


Program APA sebagai upaya mendukung program pemerintah pusat serta mewujudkan visi misi Magelang ANYAR GRESS (Aman, Nyaman, Religius, Unggul dan Sejahtera). 


Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Mashadi menyebutkan layanan angkutan gratis ini mulai dioperasikan pada hari pertama masuk sekolah, yaitu Senin 14 Juli 2025.


Pada tahap awal, layanan APA akan mencakup tiga jalur prioritas, yaitu:

Muntilan - Mungkid - Sawangan

Tegalrejo - Sorobayan - Sidomulyo - Pakis

Kota Magelang - Bandongan - Kaliangkrik


Pemilihan rute tersebut didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu tingginya angka ATS, tingkat kemiskinan ekstrem, dan tersedianya angkutan pedesaan yang telah beroperasi. Masing-masing jalur akan dilayani oleh lima unit kendaraan yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang.


"Program APA dijalankan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan koperasi angkutan pedesaan dengan sistem sewa harian," kata Mashadi.


Setiap kendaraan akan beroperasi dua kali sehari, yaitu:

Pagi: pukul 05.30 - 07.00 WIB (antar pelajar)

Siang: pukul 13.00 - 14.30 WIB (jemput pelajar)


Di luar jam operasional itu, pengemudi diperbolehkan melayani penumpang umum. 


"Dishub Kabupaten Magelang telah menetapkan indeks sewa Rp152.250 per unit per hari. Pembayaran dilakukan setiap Jumat, setelah pengemudi melaporkan aktivitas selama Senin - Kamis," lanjut Mashadi. 


Program ini sebagai langkah memberikan peluang pendapatan bagi para sopir angkutan yang selama ini mengeluhkan minimnya penumpang.


Program APA akan menjalani uji coba selama 35 hari sekolah, efektif mulai 14 Juli hingga 30 Agustus 2025. Uji coba ini akan dievaluasi menjadi dasar untuk perluasan trayek ke depannya. Pemkab Magelang menargetkan perluasan trayek dilakukan secara bertahap, yaitu 9 trayek pada September 2025, 16 trayek pada 2026, 21 trayek pada 2027, dan 29 trayek pada 2029.


Dengan hadirnya program ini, Pemkab Magelang berharap tak hanya dapat menurunkan angka ATS, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi lokal melalui optimalisasi transportasi pedesaan.



Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang