Pemkab Magelang Dorong Percepatan Pembangunan TPST Pasuruhan

Dilihat 2958 kali
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama Forkompimda saat meninjau progres pembangunan TPST Pasuruhan.

BERITAMAGELANG.ID- Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong percepatan proses pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan, Kamis (11/7/2024).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin mengatakan bahwa progres terakhir pembangunan TPST Pasuruhan sampai minggu ke 33 dari laporan yang telah diterimanya per tanggal 4 Juli 2024 telah mencapai 37 persen.

Menurutnya, angka capaian pembangunan TPST Pasuruhan ini masih agak rendah karena prosentase terbesarnya ada pada alat pengelola sampah yang saat ini masih proses perakitan.

"Kalau itu (alat pengelola sampah) sudah dipasang saya yakin nanti bobot capaian pembangunan TPST ini akan langsung melonjak," ungkap Sarifudin.

Sarifudin menjelaskan, tujuan pembangunan TPST Pasuruhan ini adalah untuk menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Magelang, terutama di kawasan strategis pariwisata nasional Borobudur dan sekitarnya.

"Sehingga nanti masalah sampah di KSPN Borobudur ini bisa selesai," ujarnya.

Sementara output dari pengelolaan sampah ini akan diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) sebagai pengganti bahan bakar batu bara pada pabrik semen.

Untuk diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah menandatangani MoU kerja sama dengan pabrik semen di Cilacap untuk menerima hasil RDF yang dihasilkan oleh TPST Pasuruhan tersebut.

Lebih lanjut Sarifudin menjelaskan bahwa luas hanggar yang dibangun pada proyek TPST Pasuruhan ini kurang lebih sebesar 5.000 meter persegi yang mampu menampung dan mengolah sampah sebanyak 100 Ton/hari untuk mengcover wilayah KSPN Borobudur.

Sementara, Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto saat meninjau proses pembangunan TPST Pasuruhan bersama Forkompimda menekankan agar proses pembangunan TPST ini bisa lebih dipercepat.

"Saya berharap agar pembangunan TPST Pasuruhan ini bisa lebih cepat dan sudah bisa beroperasional pada tanggal 3 September 2024," kata Sepyo.

Sepyo juga mendorong percepatan pemasangan maupun perakitan alat pengelola sampah di TPST Pasuruhan, minimal sudah bisa beroperasi terlebih dahulu, mulai dari pengolahan sampah hingga melakukan pengiriman RDF ke pabrik semen yang berada di Cilacap.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang