Pemkab Magelang Tasyarufkan Bantuan 300 Juta Rupiah dari Baznas

Dilihat 17 kali

BERITAMAGELANG.ID - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magelang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Pentasyarufan by Proposal. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (4/5/2026), dengan menyalurkan bantuan kepada 114 penerima manfaat dari berbagai sektor.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program yang dinilai mampu menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi kewajiban umat, tetapi juga instrumen strategis dalam membangun keadilan sosial.

"Program ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Grengseng.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan yang bersumber dari zakat sebesar Rp155.075.000 dan infak sebesar Rp147.975.000, dengan total mencapai Rp303.050.000. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.

Grengseng juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung optimalisasi zakat dan infak melalui BAZNAS. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya membangun daerah.

"Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Magelang," tambah Grengseng.

Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang, M. Kholid As'adi dalam laporannya merinci, total penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sepanjang 2025 mencapai Rp10,29 miliar. Sedangkan pada periode 1 Januari hingga 30 April 2026, penghimpunan ZIS telah mencapai Rp2,64 miliar.

Ia menjelaskan, program pentasyarufan kali ini menyasar berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan rumah tidak layak huni, sanitasi, pemulihan pascabencana, hingga pendidikan dan kesehatan. Selain itu, terdapat pula bantuan untuk pengembangan usaha, kegiatan keagamaan, serta dukungan sarana prasarana bagi lembaga dan tempat ibadah.

"Total penerima manfaat sebanyak 114, terdiri dari 112 individu dan dua instansi, yang tersebar dalam berbagai program pemberdayaan," kata Kholid.

Lebih lanjut Kholid menegaskan, BAZNAS akan terus berupaya meningkatkan kinerja, inovasi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan zakat agar semakin dipercaya masyarakat.

"Program pentasyarufan ini, zakat diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial," lanjut Kholid. 

Ia berharap program ini tidak hanya menjadi bentuk penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Magelang yang lebih sejahtera dan berdaya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar