Pendidikan Berbasis Al-Qur'an Bentuk Karakter Peserta Didik

Dilihat 3109 kali
Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Susmiyati Jiwaningrun.

BERITAMAGELANG.ID - Penyelenggaraan Haflah Khotmil Qur'an ke-VI menjadi momentum spesial untuk para peserta didik yang telah menyelesaikan hafalan dan menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan Al-Qur'an di SD Islam Tahfidz Qur'an As Syafi'iyah.


Demikian sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang yang diwakili Kabid Pembinaan SD, Susmiyati Jiwaningrum, Sabtu (21/12/24) di Gedung As Syafi'iyah, Mendut. 


Ia menerangkan, di masa sekarang, program satuan pendidikan yang inovatif seperti ini menjadi penguatan karakter peserta didik menuju profil pelajar Pancasila dan menjadi investasi jangka panjang membangun karakter bangsa.


"Penting bagi kita semua sadari bahwa pendidikan berbasis Qur'an memiliki dampak yang sangat besar dalam membentuk karakter peserta didik. Terwujudnya akhlak mulia seperti kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang menjadi harapan kita," terang Susmiyati.


"Peserta didik tidak hanya cerdas secara intelektual, namun memiliki landasan spiritual untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia," tambahnya.


Kepala SD Islam Tahfidz Qur'an As Syafi'iyah, Nurul Faizah menjelaskan peserta Haflah Khotmil Qur'an tahun ini yang lulus sebanyak 106 siswa. Pengujian hafalan Al-Qur'an didampingi langsung dari Tim Kementerian Agama Kabupaten Magelang sehingga hasilnya lebih kredibel.


"Pencapaian yang luar biasa tahun ini adalah hafalan 10 juz oleh salah satu siswi di SD Islam Tahfidz Qur'an As Syafi'iyah," ungkapnya.


Nurul menambahkan, selain hafalan Al-Qur'an, jumlah penghargaan yang diperoleh para siswa selama 2024 sebanyak 55 penghargaan atau medali. 


“Hal ini membuktikan bahwa para siswa bisa berprestasi baik secara akademik maupun non akademik,” kata dia.



Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang