BERITAMAGELANG.ID - Memperingati Hari Ibu, Fatayat NU Kabupaten Magelang menggelar sejumlah lomba Budaya Jawa. Kegiatan tersebut digelar di gedung PCNU Kabupaten Magelang, Bojong, Mungkid pada Minggu (24/12/2023.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Magelang Evi Hikmah Nurchayati mengatakan pihaknya menggelar kegiatan lomba bertajuk 'Gelar Budaya' ini dengan empat macam lomba yakni Tari Saman, Geguritan, Macapat dan Pranata Adicara Bahasa Jawa.
Selain memperingati Hari Ibu, kegiatan ini juga untuk melestarikan budaya Indonesia. "Memberikan pendidikan kepada teman-teman Fatayat NU tentang pentingnya melestarikan budaya Indonesia khususnya Budaya Jawa," ujar Evi disela-sela kegiatan.
Ditambahkan Evi, lomba-lomba ini menjadi ajang kompetitif bagi ibu-ibu Fatayat supaya mereka lebih mengenal Budaya Jawa dan bisa mengembangkannya terutama dalam mendidik putra-putrinya agar melestarikan budaya.
Dia menjelaskan, jumlah peserta lomba ada sekitar 300 orang yang merupakan perwakilan dari kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang.
"Jadi ada 21 perwakilan. Total peserta sekitar 300 orang," jelasnya.
Momentum peringatan Hari Ibu, lanjut Evi, diharapkan para kader Fatayat NU Kabupaten Magelang bisa berani menyuarakan tentang kebaikan-kebaikan. Selanjutnya harus berdaya, meski berasal dari berbagai latar belakang profesi, dan diharapkan para kader betul-betul bisa berdaya di masyarakat. Selain itu, menurut Evi setiap kader Fatayat NU harus berkarya dan lebih peduli terhadap lingkungan.
"Yang terakhir berevolusi, jadi nanti ada hal baru perubahan yang lebih baik dari kader Fatayat," harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Magelang Manteb Sudarsono menyambut baik kegiatan Gelar Budaya yang diselenggarakan oleh Fatayat NU Kabupaten Magelang.
"Kami sangat senang dan bangga sekali karena (dengan digelarnya kegiatan ini) budaya Nasional dan budaya Jawa tidak akan hilang, tidak akan terkikis. Diharapkan budaya bangsa Indonesia tetap lestari," ujarnya
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar