Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, FPRB Muntilan Gelar Penanaman Pohon

Dilihat 640 kali
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magelang, Bayu Eko Prihanto, bersama anggota FPRB Muntilan saat menanam bibit pohon di Dusun Kolokendang, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan pada Jum’at (26/04/2024)

BERITAMAGELANG.ID-Dalam memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2024, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Muntilan menggelar kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di Dusun Kolokendang, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan pada Jumat (26/04/2024).

 

Camat Muntilan, yang diwakili Kasi Pemerintahan, Muhammad Munir, mengatakan bahwa Hari Kesiapsiagaan Bencana merupakan momentum untuk medorong dan meningkatkan peran aktif dan preventif semua pihak dalam menghadapi bencana.

 

"Bukan hanya tentang merespon ketika terjadi bencana, tetapi bagaimana mencegahnya. Untuk itu diharapkan kita semua menjadi masyarakat yang tangguh dan adaptif yang siap menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya saat membuka acara.

 

Lebih lanjut, ia mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk selalu menjaga kelestarian mata air di lingkungan sekitar, mengingat air adalah sumber kehidupan. "Mari kita tingkatkan kesedaran akan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan dan konservasi alam," ajak Munir.

 

Turut hadir dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2024, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Forkompimcam Muntilan, BPBD Kabupaten Magelang, serta Siswa-Siswi MI Muhammadiyah Ngawen, dan MI Muhammdiyah Kaweron Muntilan sebanyak 120 orang.

 

Dalam Kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magelang, Bayu Eko Prihanto, menyampaikan apresiasinya kepada FPRB Kecamatan Muntilan dan semua pihak terlibat yang sudah menginisiasi kegiatan penanaman pohon dan pelestarian sumber mata air untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2024.

 

"Kegiatan ini sekaligus menjadi aksi nyata masyarakat untuk meningkatan kesiapsiagaan dan kesadaran bencana melalui penanaman pohon. Hal tersebut selaras dengan kampanye HKB dengan gerakan "Siap untuk Selamat" dan "Budaya Sadar Bencana"," tutur Bayu

 

Sebagaimana diketehaui Pemerintah melalui BNPB mencanangkan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati momentum bersejarah kesadaran masyarakat Indonesia dengan ditetapkannya UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

UU ini adalah perangkat hukum pertama yang mengubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif ke preventif (pengelolaan risiko bencana). Dilatarbelakangi 10 tahun sejak ditetapkannya Undang-Undang No.24/2007, maka pada 26 April 2017, kampanye kesiapsiagaan bencana terbesar di Indonesia untuk pertama kalinya dilakukan. Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2024 ini mengangkat tema "Siap Untuk Selamat" dengan subtema "Indonesia Tangguh Indonesia Hebat".

 

Pada peringatan Hari Kesiapsiaaan Bencana 2024 yang dilaksanakan FPRB Kecamatan Muntilan, turut digelar juga pemukulan kentongan dan membunyikan sirine serentak sebagai bentuk simbolis kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Antusiasme siswa-siswi terlihat manakala mereka terlibat ikut menanam bibit-bibit pohon yang sudah disediakan.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar