Permadani Kabupaten Magelang Gelar Wisuda Bregada

Dilihat 5267 kali

BERITAMAGELANG.ID - Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Magelang menggelar prosesi Wisuda Bregada 37 di Pendopo Merapi Rumah Dinas Bupati Magelang, Sabtu (20/10) malam.

Dalam sambutan Bupati Magelang yang dibacakan Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Ahmad Husein, mengungkapkan Permadani adalah organisasi budaya yang sudah memperlihatkan darma baktinya dalam membantu Pemerintah melestarikan dan menyebarkan atau memperkenalkan budaya nasional, khususnya budaya Jawa yang adiluhung. 

"Permadani dalam mengadakan pelatihan ini bukan hanya mencetak pembawa acara dan pembicara yang pandai dalam berbicara maupun olah vokal dengan menggunakan bahasa Jawa, namun mempunyai cita-cita yang tinggi, yaitu mencetak manusia yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan kepribadian yang  sesuai dengan jati diri bangsa," terang Ahmad Husein. 

Permadani didirikan pada 4 Juli 1984 di Semarang, merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang kebudayaan yang terbuka, umum, bebas dari pengaruh politik. 

"Dalam perjalanannya dari waktu ke waktu, Permadani di awal berdirinya memulai dengan menjaga untuk menggali, mengangkat dan mengembangkan kebudayaan daerah sebagai usaha memperkuat jatidiri kebudayaan nasional Indonesia," lanjut Husein.

Setiap tahun, Permadani Kabupaten Magelang paling tidak melaksanakan wisuda satu angkatan atau bregada. Pada wisuda Bregada 37 ini, ada satu peserta didik termuda, Alya Adzro Nisrina, usia 11 tahun. Perserta didik yang diwisuda berjumlah 40 orang siswa yang memiliki berbagai macam latar belakang profesi dan usia.  

Turut hadir dalam acara tersebut, jajaran Forkompimda, Kepala SKPD, Kepala Dewan Pengurus Pusat Permadani,  Kepala Dewan Pengurus Wilayah Permadani Wilayah Jawa Tengah dan serta Pamong Permadani di wilayah Jawa Tengah. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang