BERITAMAGELANG.ID - SD Muhammadiyah 1 Muntilan, Kabupaten Magelang, menyelenggarakan pelatihan pengelolaan kompos menggunakan drum komposter, di aula sekolah setempat, Kamis (25/6/2026). Upaya tersebut untuk memperkuat budaya peduli lingkungan dan mendukung Aksi Janaka (Akselerasi Jaringan Kerja Adiwiyata) menuju Sekolah Adiwiyata.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Muntilan, Nur Fazanah mengatakan, sekolah telah menerapkan berbagai upaya pengurangan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai. Seperti di kantin sekolah, telah bebas dari penggunaan plastik sekali pakai.
"Setiap membeli makanan atau minuman, murid menggunakan wadah dan tumbler guna ulang," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, SD Muhammadiyah 1 Muntilan semakin memperkuat komitmennya dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Maka sinergi antara sekolah dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam mendukung Aksi Janaka sekaligus mempercepat terwujudnya Sekolah Adiwiyata yang aktif, mandiri, dan berbudaya lingkungan.
Wakhidah Kurniawati dari DLH Kabupaten Magelang dalam menjelaskan, melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Muntilan semakin memperkuat komitmennya dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis lingkungan.
"Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah organik yang dihasilkan di lingkungan sekolah, terutama sisa sapuan daun dan material organik lainnya," ujarnya.
Melalui pemanfaatan drum komposter, sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman, sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang.
"Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan sampah organik, khususnya sisa sapuan daun di halaman sekolah," terangnya.
Dengan memanfaatkan drum komposter, sekolah dapat mengubah limbah organik menjadi kompos yang bernilai guna dan mendukung terciptanya lingkungan yang bersih serta berkelanjutan.
@kominfomagelang Posyandu sekarang bukan cuma soal timbang balita, lho! 👶👵 Lewat Posyandu 6 SPM, pelayanan menjangkau semua usia, termasuk para lansia. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Magelang melakukan monitoring di Desa Salaman dan Desa Margoyoso, sekaligus mengecek kesiapan Kecamatan Salaman yang akan mewakili Kabupaten Magelang dalam lomba Posyandu tingkat Provinsi Jawa Tengah.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar