Puskesmas Ngablak Gelar Gerakan Ibu Hamil Sehat dan Posyandu Re-Branding

Dilihat 1789 kali

BERITAMAGELANG.ID - Puskesmas Ngablak bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Magelang dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Magelang mengadakan serangkaian kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat dan Posyandu Re-branding. Kegiatan Hari Gizi Nasional (HGN) dilaksanakan pada Kamis (9/3) di Aula Puskesmas Ngablak dan Balai Desa Ngablak. Kegiatan gerakan ibu hamil sehat ini salah satunya bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting dan nmencegah terjadinya stunting baru. 


Kegiatan gerakan ibu hamil sehat meliputi kelas ibu hamil pendamping, dan pemeriksaan USG. Peserta kegiatan kelas ibu hamil pendamping terdiri dari 60 peserta dari Desa Girirejo, Desa Tejosari dan Desa Jogonayan. Sedangkan kegiatan Posyandu Rebranding  meliputi posyandu balita dan ibu hamil, posyandu lansia dan skrining penyakit tidak menular (PTM). Adapun peserta re-branding berasal dari Dusun Merapi Sari Desa Ngablak yang terdiri dari balita 30 anak, lansia 40 orang dan usia produktif.  


Pada acara tersebut Kepala Puskesmas Ngablak, Diana Nursidah menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan gerakan ibu hamil sehat dan posyandu re-branding dilanjutkan dengan sambutan dan pengarahan dari Camat Ngablak, Pujo Ihtiarta.


Dalam sambutannya ia menyampaikan, Kecamatan Ngablak sudah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan stunting seperti pijat stunting, bapak asuh stunting. Mohon dukungan semua elemen dalam pencegahan dan penanggulangan stunting.


Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Magelang, dr. Yuniar menyampaikan, di Kementerian Kesehatan sedang melakukan transformasi pelayanan kesehatan di tingkat primer yaitu meliputi Puskesmas, Puskemaas Pembantu dan Pos Kesehatan Desa. Puskesmas harus melakukan harmonisasi lintas program untuk mencapai standar pelayanan minimal. 


"Anak stunting di wilayah Puskesmas Ngablak harus diintervensi," pesannya. 


Ketua TP PKK Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin berpesan, pelayanan prima harus dilakukan sampai tingkat desa terutama pelayanan bagi ibu hamil di Pos Kesehatan Desa (PKD) melalui posyandu prima. 


"Kepala desa dan kader yang terlatih perlu dilibatkan dalam posyandu prima," ujarnya.


Diharapkan dengan adanya kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang teredukasi, dan menjadi momentum yang baik dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama sama melakukan meningkatkan derajat kesehatan khususnya di Kecamatan Ngablak dan untuk perbaikan gizi menuju bangsa sehat berprestasi.


Kegiatan gerakan ibu hamil dan posyandu re-branding dihadiri oleh Ketua TP PKK kabupaten, Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Magelang, Camat Ngablak, Pengurus IBI, lintas sektor kecamatan,  Ketua  TP PKK kecamatan, Kepala Desa dan ketua TP PKK Desa.


Rilis oleh: Tri Sunarsih, Puskesmas Ngablak






Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar