BERITAMAGELANG.ID - Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Tahun 2026 digelar di Stadion Amerta, Kabupaten Magelang, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga panahan tradisional sekaligus pembinaan atlet di tingkat daerah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang, Zumrotun Rini menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Magelang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejurda Fespati 2026.
"Melalui ajang ini, diharapkan para atlet tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mampu membangun karakter yang baik sebagai generasi penerus bangsa," ujar Zumrotun.
Ia berharap, ke depan semakin banyak event olahraga, khususnya panahan tradisional, yang dapat diselenggarakan di Kabupaten Magelang. Hal ini dinilai mampu mendorong peningkatan prestasi atlet sekaligus menggerakkan potensi daerah.
Lebih lanjut Zumrotun menekankan, kejuaraan ini tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter atlet yang disiplin, sportif, dan berintegritas.
Ketua Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia Jawa Tengah, Junaidi menyampaikan, Kejuaraan Daerah (Kejurda) tahun 2026 ini menjadi ajang penting dalam menjaring atlet panahan tradisional terbaik di tingkat provinsi.
"Kejurda ini menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas di Jawa Timur, dengan target meraih juara umum," ujar Junaidi.
Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dengan jumlah peserta yang mencapai 450 atlet yang berasal dari 25 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Para peserta tersebut bertanding dalam berbagai kategori usia, mulai dari U9, U12, U15, U18 hingga kategori dewasa, baik putra maupun putri.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sistem penilaian dalam kejuaraan ini disesuaikan dengan kategori usia.
"Untuk kelompok U9 dan U12 menggunakan sasaran ball 5 ring dengan rentang nilai 1 hingga 5. Sementara itu, kategori U15, U18, dan dewasa menggunakan sasaran ring 6 dengan sistem penilaian tersendiri," kata Junaidi.
Adapun jarak tembak yang diterapkan juga berbeda di setiap kategori, yakni U9 dengan jarak 5 meter, U12 sejauh 10 meter, U15 sejauh 15 meter, U18 sejauh 20 meter, dan kategori dewasa dengan jarak 30 meter. Dengan standar tersebut, diharapkan kemampuan atlet dapat terukur secara objektif sesuai dengan tingkat usia dan pengalaman masing-masing.
@kominfomagelang Bukan cuma admin medsos yang harus bisa bikin konten. 😎 Kontributor berita OPD juga perlu jago menulis, bercerita, dan mempublikasikan kinerja pemerintah agar informasi sampai ke masyarakat dengan jelas. Hari ini mereka belajar langsung di Kelas Belajar Humas #2. Karena kerja baik saja belum cukup… Kerja baik juga perlu dipublikasikan. ✨ #kelasbelajar #humas #magelang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar